Jangan Ada Anggota TNI Berfoto Menggunakan Simbol Satu atau Dua Jari

oleh -2.221 views

LIMAPULUH KOTA, Dekadepos.com

Pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang bakal digelar 17 April Memdatang, Anggota TNI diminta bersikap netral. Jika tidak sanksi berat akan menanti.

Hal ini diungkapkan, Perwira Seksi Intelijen (Pasi Intel) Kodim 0306/50 Kota Kapten Inf Kusmiyanto, dihadapan 120 orang prajurit yang terdiri dari perwira staf Kodim 0306/50 Kota, Danramil seluruh Kodim 0306/50 Kota, dan anggota Bintara, Tamtama, serta PNS Kodim 0306/50 Kota, ketika menjadi narasumber Sosialisasi Netralitas TNI Dalam Pelaksanaan Pemilu Legistif dan Pemilu Presiden Tahun 2019, di Aula Markas Komando (Makodim) 0306/50 Kota, Jalan Raya Negara KM 7 Tanjung Pati, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Senin (28/1/2019).

Menurutnya, Sebagai anggota TNI harus bisa menjaga kemanan melalui netralitas seluruh personil. Untuk itu, jangan sampai ada anggota yang ikut bercerita tentang salah satu kandidat apalagi berfoto mengunakan simbol simbol tangan telunjuk satu dan dua.

“Akan ada sanksi tegas terhadap prajurit yang terbukti melanggar aturan netralitas ini,” ujarnya.

Selain itu, Pasi Intel Kodim 0306/50 Kota Kapten Inf Kusmiyanto juga menggingatkan agar anggota TNI menjaga keamanam pada pergelaran pemilu mendatang.

“Jaga keamanan dan perhatikan pemasangan baliho di rumah dinas ataupun perkantoran. Selain itu, jangan sampai ada Prajurit meminjaman kendaraan yang digunakan untuk keperluan kampanye oleh caleg atapun capres manapun,” ungkapnya.(edw)