Jangan Asal Ganti Warna Cat Kendaraan, Lakukan Ini Dulu

oleh -107 views
cat motor (ist)

OTOMOTIF: Jangan Asal Ganti Warna Cat Kendaraan, Lakukan Ini Dulu

Otomotif, dekadepos.com

Mengganti warna cat kendaraan boleh-boleh saja, asal melaporkannya ke pihak kepolisian supaya nantinya tidak melanggar hukum.

Pemiliknya harus mengurus dokumen kendaraannya kembali, biasanya yang melakukan pengentian warna pengecatan di bengkel ada surat pengantar yang diberikan.

Menurut Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Argo Wiyono segala perubahan dalam kendaraan wajib diurus kembali.

“Bagi pemilik kendaraan yang melakukan perubahan warna pada kendaraannya, harus mengurus dokumen kendaraan kembali. Sebab, ada perubahan data yakni warnanya,” ujar Argo dilansir dari otomotifnet.com (22/11/2021).

Ditambahkannya lagi, pengecatan bisa dilakukan siapa saja, tapi sebagai formalitas untuk persyaratan rubah warna, surat pengantar harus diterbitkan dari bengkel resmi/yang berbadan hukum.

“Karena ada dokumen untuk diarsipkan, mungkin kalau pengerjaan (pengecatan) dilakukan pribadi tidak ada masalah, tapi jangan lupa setelah itu bisa meminta tolong mungkin ada rekanan bengkel membuatkan surat. Karena perubahan warna memerlukan dokumen tertulis perubahan, tidak bisa lisan ‘saya cat sendiri’,” bebernya.

Hal ini berkaitan dengan Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, tepatnya Pasal 64 yang menjelaskan setiap kendaraan wajib dilakukan registrasi.

Registrasi tersebut termasuk di dalamnya registrasi perubahan identitas kendaraan bermotor dan pemilik.

Mengenai warna ini juga dikuatkan melalui peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia nomor 5 tahun 2012 tentang registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor.

Pada pasal 37 ayat 1 dijelaskan salah satu data yang terdapat di STNK adalah warna dan dijelaskan STNK adalah bukti legitimasi pengoperasian kendaraan bermotor.

Perubahan warna, hingga membuat perbedaan dengan keterangan yang tercantum dalam STNK adalah pelanggaran. Hal ini karena kendaraan tidak diregistrasi dan diidentifikasi ulang.(*)

BACA JUGA BERITA OTOMOTIF LAINNYA (klik)

Sumber: otomotifnet

No More Posts Available.

No more pages to load.