Jelang Pileg, Caleg Hanura Terus Matangkan Persiapan

Payakumbuh, Dekadepos.com

Jelang hari Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) dan Pilpres pada 17 April 2019 mendatang, berbagai persiapan terus dilakukan Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Kota Payakumbuh dari Partai Politik Hanura, selain terus berusaha meraih suara dari masyarakat dengan cara mensosialisasikan diri melalui Alat Peraga Kampanye (APK) berupa Spanduk, Baliho maupun Bahan Kampanye berupa stiker, Pamplet maupun kartu nama dan door to door (mendatangi rumah ke rumah), beberapa orang Caleg dari Partai dengan nomor urut 13 itu juga rutin menggelar pertemuan untuk membahas strategi Pemenangan dan kendala yang dihadapi selama masa kampanye. Pertemuan rutin tersebut kerap di gelar para Caleg dari tiga Daerah Pemilihan (Dapil) berbeda di Kantor DPC Partai Hanura di Kawasan Koto Nan IV Kecamatan Payakumbuh Barat.

Bacaan Lainnya

Berbagai hal didiskusikan para Caleg selama masa kampanye ini, baik kendala serta hal-hal yang bisa dilakukan agar bisa meraih simpati dan suara warga Payakumbuh dalam Pileg nanti. Dalam diskusi/pertemuan yang digelar Sabtu 17 Februari 2019 itu, para Caleg mengemukakan bahwa Pileg dan Pilpres yang serentak dinilai bakal membuat warga Payakumbuh cukup kesulitan untuk menentukan Caleg DPRD Kota Payakumbuh, sebab nantinya warga akan menerima lima surat suara (Surat Suara Presiden-Wakil Presiden, Calon Anggota DPR-RI, Calon Anggota DPD-RI, Calon Anggota DPRD Propinsi, serta surat suara untuk Calon Anggota DPRD Kota Payakumbuh) sehingga para Caleg Hanura harus maksimal turun ke tengah-tengah masyarakat.

Meski berbagai hal ditemui para Caleg selama masa kampanye door to door, namun mereka tetap optimis warga Payakumbuh Bakal ikut menyukseskan Pileg dan Pilpres dengan cara memberikan hak pilihannya dan tidak akan Golput nantinya.

” Iya, berbagai kendala memang kita temui selama mengkampanyekan diri ke tengah-tengah masyarakat, mulai dari akan sulitnya masyarakat menentukan pilihan karena surat suara yang akan diterima ada lima, ketidak pedulian terhadap Pemilu maupun adanya warga yang beranggapan bahwa Pemilu tidak akan banyak membawa perubahan.” sebut Yanti Susila, Caleg Dapil 2 (Payakumbuh Utara dan Latina) diamini Marhamah, Desi Roza dan Sri Ernoffiani, Sabtu sore.

Meski mengalami sejumlah Kendala, namun mereka tetap semangat dan optimis bahwa Partisipasi Pemilih di Payakumbuh pada Pemilu nanti akan terus bertambah jika dibandingkan dengan Pemilu sebelumnya. Mereka juga mengapresiasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Payakumbuh yang telah melakukan Revisi terhadap ukuran APK yang tidak difasilitasi oleh KPU.

“Tentu kita apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada KPU Kota Payakumbuh yang telah mengeluarkan SK terbaru terkait ukuran APK yang diperbolehkan untuk dicetak oleh peserta pemilu.” sebut Desi Roza yang juga Caleg Dapil 2.

Sementara Sri Ernoffiani Caleg Dapil 3 (Payakumbuh Timur dan Selatan) beserta Marhamah Caleg Dapil 1 (Payakumbuh Barat) berharap pertemuan dan diskusi terkait berbagai hal selama masa kampanye ini bisa lebih sering dilakukan, sehingga sesama Caleg Hanura bisa saling memberikan masukkan.

Edwardi, Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura yang juga Caleg Hanura Nomor urut 3 Dapil 1 dihadapan para Caleg mengatakan bahwa Caleg Hanura jangan sampai patah semangat dalam bersosialisasi dan meraih dukungan dari warga Payakumbuh, sebab dengan langsung menemui warga rumah ke rumah / door to door para Caleg bisa langsung menyapa dan menyampaikan apa-apa yang menjadi tugas anggota dprd dan apa yang visa dilakukan sebagai wakil rakyat.

” Tentu dengan datang langsung ke rumah warga, para Caleg Hanura bisa lebih mendekatkan diri, dibandingkan hanya mengandalkan spanduk ataupun baliho yang dipasang. Jangan pernah patah semangat, teruslah Sosialisasikan diri dan raih suara dari warga di masing-masing Dapil.” sebutnya.

Alumni SMEA Negeri Payakumbuh itu juga mengatakan, mengutip dari ucapan dari pengurus DPD Hanura Sumatera Barat, bahwa saat door to dor menemui warga, Caleg Hanura jangan sampai berjanji muluk-muluk, sehingga nantinya jika terpilih malah tidak bisa merealisaikan janji-janji tersebut.

Berikut diantara tugas dan wewenang anggota DPRD :

Membentuk Peraturan Daerah bersama-sama Bupati/Walikota.

Membahas dan memberikan persetujuan rancangan Peraturan Daerah mengenai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah yang diajukan oleh Bupati/Walikota.

Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan Peraturan Daerah dan APBD (Edw).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *