Kabupaten Solok Gempar, Mayat Membusuk Tergantung di Rumah Kosong

oleh -7 views

Kabupaten Solok, dekadepos.com

Gempar, sesosok mayat ditemukan tergantung di sebuah rumah tinggal pada Jumat (12/2) di Jorong Lubuk Selasih , Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok.

Mayat tersebut ditemukan disebuah rumah tinggal tepatnya di Jalan Lintas Sumatera KM 27 Solok-Padang atau berjarak sekitar Satu Kilo meter dari Mapolres Lubuk Silasih.

Infformasi dirangkum masyat tersebut, ditemukan pertama kali oleh Ardaini (75), warga setempat yang curiga dengan aroma menyengat yang datang dari dalam rumah tinggal tersebut.

Kapolres Solok, AKBP Azhar Nugroho, SH, melalui Kasat Reskrim Polres Solok AKP Deny Akhmad H,S.kom,SIK, menyebutkan bahwa
saat saksi Ibu Ardiani akan membuka rumah tinggal tersebut sekira pukul 11. 10.Wib, pihaknya melihat ada mayat orang laki laki tidak di kenal tergantung di dalam rumah.

“Selanjutnya saksi Ibu Ardiani menyampaikan penemuan mayat ke warga sekitar dan ke Walinagari serta anggota Polres Solok,” terang AKP Deny Akhmad H,S.
Saat ini pihaknya sedang melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi untuk mengetahui identitas si mayat.

“Adapun saat ditemukan kaki si mayat dalam kondisi menapak ke lantai kedai yang terbuat dari papan kayu. Selain itu di TKP ditemukan juga Tas warna hitam, Sendal Louis kulit, baju batik lengan panjang silver hijau,” terang AKP Deny Akhmad H,S.

Sementara, Walinagari Batang Barus. Syamsul Azwar, saat mendapat informasi dari masyarakat langsung menuju TKP untuk mengetahui identitas simayat.

“Sepertinya korban bukan warga kita dan diduga warga luar nagari Batang Barus,” terang Syamsul Azwar.

Berdasarkan keterangan Walinagari Batang Barus, Samsul Azwar tidak ada warga Nagari Batang Barus yang melapor kehilangan keluarganya dan tidak mengetahui identitas dari mayat tersebut.

Sementara berdasarkan keterangan dari saksi Rafnaldi yang merupakan pemilik kedai bahwasanya pada hari Kamis tanggal 11 Februari 2021 adanya kecurigaan bau bangkai yang berasal dari arah kedai yang telah lama kosong atau tidak ditempati.

Namun Rafnaldi mengira adanya bangkai hewan dibelakang kedai, sehingga tidak jadi melakukan pengecekan. Kemudian,

Pada hari Jumat 12 Februari 2021, Ardaini (orang tua Rafnaldi) sekira pukul 11.00 wib saat ingin pergi ke ladang yang berada dibelakang kedai melakukan pengecekan ke dalam kedai yang mana kedai dalam keadaan terkunci dengan cara membuka gembok, saksi melihat orang tergantung dan lari memberitahukan kepada sdr. Rafnaldi.

Selanjutnya Rafnaldi masuk kedalam kedai dan di dalam kedai dalam keadaan tergantung menggunakan seutas tali mayat seorang laki-laki dengan identitas (tidak diketahui) dalam kondisi sudah membusuk yang menggunakan pakaian diperkirakan kaos warna Coklat dan celana panjang warna coklat (Jarbat)