Kalapas Ajukan LPKA Tanjung Pati Punya TPS Khusus

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Tanjung Pati, Sahduriman mengusulkan dalam Pemilu serentak tahun 2024 mendatang di LPKA memiliki satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) khusus, sehingga anak Binaan dan Pegawai LAPAS yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).

Usulan tersebut menurut Sahduriman telah disampaikan pihaknya kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Limapuluh Kota sebagai penyelenggara Pemilu, saat ini pengusulan itu telah disetujui dan menunggu surat Keputusan.

Sebelumnya dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang telah ditetapkan KPU 3 November lalu, terdapat sekitar 100 orang anak binaan (Pemilih Potensial) dan pegawai LPKA yang ditetapkan.

” Iya, sudah kita usulkan satu TPS Khusus. Dan sepertinya sudah disetujui, tinggal menunggu surat keputusannya” ucap Sahduriman didampingi Humas LPKA, Hendri beberapa waktu lalu.

Sahduriman juga menambahkan, terkait pengusulan itu, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan KPU. Sehingga nantinya anak binaan dan pegawai LPKA bisa memberikan hak pilihnya di TPS yang ada di dalam LPKA.

” Untuk pengusulan tersebut kita terus melakukan koordinasi dengan KPU Kabupaten Limapuluh Kota.” Tambahnya.

” Iya, dalam Pemilu serentak tahun 2024 nanti jumlah DPT di LPKA Kelas II Tanjung Pati mencapai 100 orang, yang terdiri dari 50 Anak Binaan dan 50 orang pegawai. Anak binaan itu merupakan pemilih potensial,” Ucap Kepala LPKA Kelas II Tanjung Pati, Sahduriman didampingi Humas LPKA, Hendri, Kamis pagi 23 November 2023.

Lebih jauh Sahduriman menjelaskan, mereka yang jadi Pemilih Potensial adalah mereka yang akan berusia 17 tahun saat pelaksanaan hari Pemilihan atau pencoblosan pada 14 Februari 2024 nanti, namun jumlah puluhan pemilih potensial itu akan terus bergerak/berubah sebab warga binaan ada yang bebas, pindah dan lainnya jelang hari pemungutan suara.

” Anak Binaan yang masuk dalam daftar pemilih potensial adalah mereka yang akan berusia 17 tahun saat hari pencoblosan 14 Februari nanti. Angka puluhan orang tersebut akan terus berubah/bergerak sebab ada Anak Binaan yang bebas, pindah dan lainnya” Jelasnya.

Sementara terkait Anak Binaan yang diusulkan masuk dalam Daftar Pemilih Tambahan /DPTb adalah mereka yang masuk ke LPKA Kelas II Tanjung Pati setelah Daftar Pemilih Tetap (DPT) ditetapkan oleh KPU.

” Selain ada pemilih potensial, di LPKA Kelas II Tanjung Pati juga terdapat sejumlah pemilih yang masuk dalam DPTb, untuk DPTb sebanyak 25 orang ini telah kita usulkan ke KPU” Ucapnya.

Saat ini di LPKA Kelas II Tanjung Pati terdapat 67 orang anak Binaan, mereka tersandung kasus Narkoba, pencurian dan asusila. (Edw).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *