Kapolres Bantah Ada Warga yang Lolos di Pos Chek Point Perbatasan Sumbar-Riau

oleh -966 views

LIMAPULUH KOTA, dekadepos.com-

Kapolres 50 Kota, AKBP Sri Wibowo S.ik membantah dengan tegas terkait bersilewerannya isu di media sosial yang menyebutkan ada warga yang lolos di posko chek point Covid-19 di perbatasan Sumbar-Riau Rimbo Data, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota.

“ Isu itu tidak benar. Tidak ada warga yang lolos, apalagi ada yang menyebutkan upaya meloloskan orang masuk ke wilayah Propinsi Sumatera Barat melewati jalan-jalan tikus. Sekali lagi saya tegaskan, tidak ada warga yang lolos. Sampai saat ini, tidak ada konfirmasi terkait bebenaran isu tersebut. Apalagi ada isu yang menyebutkan bahwa, upaya meloloskan orang lewat jalan-jalan tikus tersebut, melibatkan oknum masyarakat dengan imbalan uang Rp100 sampai Rp300 ribu. Kembali saya tegaskan bahwa, isu tersebut tidak benar,” ujar Kapolres 50 Kota, AKBP Sri Wibowo yang diwawancarai disela-sela kunjungan kerja Danrem 032 Wirabraja Kolonel Inf Arif Gajah Mada melakukan peninjauan pelaksanaan penanganan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di posko chek point Covid-19  perbatasan Sumbar-Riau di Rimbo Data, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota, Rabu (13/5/2020).

Diakui Kapolres 50 Kota, AKBP Sri Wibowo, sampai detik ini pihaknya belum mendapat laporan siapa oknum masyarakat yang terlibat dalam aksi meloloskan orang melalui jalan tikus yang ada di pos chek point perbatasan Sumbar-Riau di Rimbo Data tersebut.

“ Apabila ada laporan yang menyatakan ada oknum masyarakat atau para sopir travel para pelintas batas itu yang mengetahui adanya upaya meloloskan orang masuk wilayah Sumbar melewati jalan-jalan tikus dengan mendapatkan imbalan uang ratusan ribu rupiah seperti yang diisukan itu, segera laporan kepada saya dan saya akan tindak tegas sesuai hukum yang yang berlaku,” ujar Kapolres 50 Kota, AKBP Sri Wibowo.

Ditegaskan Kapolres 50 Kota, AKBP Sri Wibowo, dalam menanggani penyebaran virus corona atau Covid-19, jajaran Polres 50 Kota tidak pernah main-main.

“Tegas saya katakan, jajaran Polres 50 Kota tidak pernah main-main terkait penanganan Covid-19. Apalagi mendukung kekebijakan pemerintah menjalankan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap dua, jajaran Polres 50 Kota komit dengan program tersebut guna memutus mata randai penyebaran virus corona di wilayah Sumbat, Kabupaten Limapuluh Kota, khususnya,” tegas Kapolres 50 Kota, AKBP Sri Wibowo.

Diakui Kapolres 50 Kota, AKBP Sri Wibowo, setiap hari petugas yang berjaga-jaga di posko chek point Covid-19 diperbatasan Sumbar-Raiu, memaksa para pengendara balik ke Riau karena akan memasuki wilayah Sumbar jumlahnya sekitar 20 sampai 40 pengendara setiap hari. 

“Namun ada beberapa pengendara yang bisa lewat apabila memiliki surat tugas sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan pada pelaksanaan PSBB,” pungkas AKBP Sri Wibowo. (edw)