Kapolres 50 Kota : Ada 11 TPS Rawan

oleh

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Lima hari jelang digelarnya Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Sumatera Barat dan Pemilihan Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Limapuluh Kota pada Pilkada tahun 2020 yang digelar 9 Desember, Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Kabupaten Limapuluh Kota mengundang sejumlah kepala OPD/Stake Holder untuk mengikuti Rapat Koordinasi (RAKOR) Kesiapan Pelaksanaan Pemilihan.

Kegiatan yang juga diikuti Tim Pasangan Calon Bupati-Wakil dan Tim Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur itu digelar sesuai protokol kesehatan di salah satu ruang pertemuan Cafe di Kawasan Tanjung Pati Kecamatan Harau, Jumat pagi 4 Desember.

Bupati Limapuluh Kota yang diwakili Kepala Kesbangpol, Herman Azmar menyebutkan bahwa Pemda Kabupaten Limapuluh Kota telah menjalankan kewajibannya untuk memfasilitasi Penyelenggara Pilkada, baik KPU maupun Bawaslu sebagai pengawas.

” Dalam Pilkada tahun 2020 ini Pemerintah Daerah telah melaksanakan kewajibannya dalam memfasilitasi KPU dan Bawaslu, Pemerintah Daerah juga ikut dalam melakukan Sosialisasi terkait aturan-aturan Pilkada, termasuk terkait data pemilih.” Ucapnya.

Sementara Kapolres Limapuluh Kota, AKBP. Trisno Eko Santoso dalam paparannya berharap dan menghimbau seluruh Paslon dan Tim Kampanye untuk menyukseskan dan menjaga Pilkada tetap aman dan berjalan secara normal, Kapolres juga mengingatkan agar peserta Pilkada untuk bersikap dewasa dalam berdemokrasi.

” Kita berharap Pilkada di Kabupaten Limapuluh Kota bisa berjalan dengan aman dan Normal. Kita juga mengingatkan peserta Pilkada untuk dewasa dalam berdemokrasi.” Ucap AKBP. Trisno.

Perwira dengan pangkat dua mawar itu itu juga menyebutkan bahwa pihaknya memetakan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah hukum yang masuk ke Polres Limapuluh Kota menjadi tiga, yakni 469 TPS kategori aman, 11 TPS Rawan dan 1 kategori sangat Rawan.

” Ada 11 TPS Rawan di Daerah hukum Polres Limapuluh Kota, Namum kerawanan tersebut karena Geografis dan Infrastruktur jalan. Kita menghimbau jangan sampai ada pecah kaca, asap mengepul ataupun darah berceceran dalam Pilkada didaerah kita ini.” Tutupnya.

Sementara Ketua Bawaslu Kabupaten Limapuluh Kota, Yoriza Asra menyebutkan bahwa Rapat Kordinasi yang digelar sebagai bentuk kesiapan seluruh pihak/stakeholder di Kabupaten Limapuluh Kota untik ikut ambil bagian dalam Pengawasan Pilkada.

” Prosesi Pilkada tidak bisa dilaksanakan oleh KPU ataupun BAWASLU saja, Namum oleh seluruh piahk. Untuk itu kita libatkan semua unsur, sehingga Pilkada didaerah kita bisa berjalan dengan aman, damai dan sehat”. Sebut Yori diamini Komisioner Bawaslu, Ismet Aljannata.

Ismet juga menambahkan, hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan Pengawasan terhadap Proses Sortir dan Lipat yang dilakukan KPU.

” Setelah Proses Sortir dan Lipat terhadap Surat Suara Pemilihan Bupati-Wakil Bupati Limapuluh Kota selesai kita awasi, kita lanjutkan dengan Pengawasan terhadap proses sortir dan lipat surat suara Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Sumbar.” Ucapnya. (Edw).