Kejaksaan Negeri Payakumbuh Bidik 4 Kasus Dugaan Korupsi di Luak 50

oleh

Payakumbuh, Dekadepos.com

Gonjang-ganjing sering bergerak nya Aparat Kejaksaan Negeri Payakumbuh, khususnya Seksi Pidana Khusus (PIDSUS) Kota Payakumbuh kesejumlah tempat di Luak Limapuluh (Kota Payakumbuh dan Kab. 50 Kota) sejak awal Januari lalu menjadi tanda tanya dikalangan masyarakat, apalagi aparat penegak Hukum berbaju coklat itu juga kerap meminta keterangan ataupun data dari masyarakat setempat, baik di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota.

Kepala Kejaksaan Negeri Payakumbuh, Suwarsono. SH saat dikonfirmasi melalui sambungan telpon melalui Kasi Pidsus, Satria Lerino, SH semula mengelak bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan terkait berbagai Kasus Dugaan Korupsi. Mantan pengganti Kasi Pidsus, Andhika itu menyebutkan bahwa mereka hanya melakukan kerja-kerja rutin sesuai Tupoksi.

Satra Lerino yang sebelumnya bertugas di Kejaksaan Negeri Cikarang-Bekasi itu juga menambahkan bahwa memang sejumlah tempat mereka datangi bersama Tim Pidsus untuk mengumpulkan sejumlah data-data dan keterangan. Namun ia enggan merinci lebih jauh Dinas atau SKPD mana yang tengah “Dibidik”.

” Iya, kita masih dalam rangka mengumpulkan keterangan dari berbagai orang dan tempat. Memang kita bergerak sejak awal Januari lalu ke berbagai tempat di Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota.” Sebutnya saat dihubungi Selasa siang 30 Maret 2021 melalui sambungan Telpon.

Meski tidak merinci lebih jauh terkait perkara apa yang tengah diselidiki, namun diduga Kasus dugaan Korupsi yang tengah diselidiki itu terkait pengadaan dan penyalahgunaan kewenangan dalam dalam penggunaan keuangan Negara.

Beberapa tahun sebelumnya, Kasus dugaan Korupsi yang melibatkan Dinas di Payakumbuh diantaranya, Kasus SIMPEG di Dinas Pendidikan serta Kegiatan Pelaksanaan Identifikasi Bakat dan Potensi Pelajar dalam Olah Raga tahun anggaran 2010. (Edw).