Kejaksaan Payakumbuh Bakal Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi di 50 Kota

oleh -2.560 views

Payakumbuh, Dekadepos.com

Penanganan salah satu Kasus Dugaan Korupsi di Kabupaten Limapuluh Kota hingga saat ini telah memasuki Tahap Penyidikan, bahkan Kejaksaan Negeri Payakumbuh dalam waktu dekat bakal menetapkan tersangka dalam kasus dengan anggaran tahun 2014 itu.

Bahkan jumlah saksi yang telah dimintai keterangan oleh penyidik kejaksaan terus bertambah, jika akhir tahun lalu Kejari Payakumbuh, Nur Tamam. SH didampingi Kasi Intel Nazif Firdaus. SH menyebut telah memanggil dan meminta keterangan hingga 15 orang, hingga pertengahan Januari tahun ini jumlah saksi yang dimintai keterangan terus bertambah mencapai 20 orang. Mereka yang memberikan keterangan kepada penyidik Kejaksaan itu berasal dari berbagai latar belakang, baik dari Pwmrintahan, Swasta dan saksi ahli, intinya menurut kejaksaan mereka yang dimintai keterangan adalah orang-orang yang terkait dalam kasus tersebut.

Selain meminta keterangan dari saksi, Penyidik kejaksaan Negeri Payakumbuh juga terus mengumpulkan Dokumen terkait dengan kasus dugaan korupsi yang diperkirakan merugikan negara hingga 500 juta tersebut.

Menurut Nur Tamam. SH didampingi Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Payakumbuh, Selasa 22 Januari 2019, dalam waktu dekat tersangka dalam kasus tersebut akan segera ditetapkan, namun terkait berapa orang dan kapan waktunya, Nur Tamam mengatakan dalam waktu dekat dan meminta wartawan untuk bersabar.

” Untuk kasus dugaan Korupsi yang pernah kita ekpose akhir tahun lalu sudah masuk ke tahap penyidikan, kita terus kumpulkan keterangan, saksi dan dokumen. Dalam waktu dekat akan kita tetapkan tersangka, kawan-kawan wartawan mohon bersabar.” Sebut Nur Tamam di Kantornya di Kawasan Koto Nan IV Payakumbuh Barat.

Sementara Satria Lerino, SH yang terkenal “Ganas” saat bertugas di Bekasi, menambahkan bahwa pihaknya tidak pernah berhenti dalam menangani kasus Dugaan Korupsi yang terjadi diwilayah kerjanya. Ia juga terus meminta dukungan dari masyarakat terkait pengungkapan kasus-kasus dugaan Korupsi.

” Kita himbau masyarakat untuk aktif mendukung upaya penanganan kasus dugaan Korupsi yang terjadi di Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota. Dan kita tidak pernah berhenti dalam upaya penanganan kasus dugaan korupsi.” Ujarnya. (Edward)