Kerangka Pria Ditemukan di Rawa-rawa Dalam Jurang

oleh -2.934 views

LIMAPULUH KOTA, dekadepos.com –

Masyarakat Jorong Pabatungan, Kenagarian Taeh Bukik, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, Rabu siang (16/9/2020) sekira pukul 12.30 Wib digemparkan dengan peristiwa penemuan sesosok kerangka manusia yang tergeletak di rawa-rawa dalam jurang di Jorong Pabatua Bukik, Taeh Bukik

Menurut Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira melalui Kapolsek Payakumbuh. Iptu Imam S. Teguh menyebutkan, jasad pria yang tinggal kerangka tersebut ditemukan oleh seorang warga Jorong Pabatungan, Taneh Bukik, bernama Adek pemilik tanah tempat kerangka manusia itu ditemukan.

“Menurut saksi saat dia akan membersihkan lahan perkebunannya tiba-tiba dia melihat seonggok kerangka manusia tergeletak di atas rawa-rawa dalam jurang. Namun beruntung, tak jauh dari tempat kerangka manusia itu ditemukan, ada anggota TNI sedang melakukan kegiatan latihan, sehingga peristiwa ditemukannya kerangka manusia itu dilaporkan oleh saksi Adek kepada anggota TNI tersebut dan untuk kemudian peristiwa tersebut dilaporkan ke Polres Payakumbuh,” ujar Kapolsek Payakumbuh. Iptu Imam S. Teguh.

Diakui Kapolsek Payakumbuh. Iptu Imam S. Teguh, selang beberapa saat setelah mendapat laporan tersebut anggota Polres Payakumbuh dan Posek Payakumbuh bersama tenaga medis dari Puskesmas, dibantu masyarakat setempat turun ke TKP melakukan evakuasi terhadap kerangka manusia tersebut.

Setelah dilakukan penyelidikan dan penggumpulan data dan informasi serta koordinasi dengan Camat Payakumbuh, Walinagari Taeh Bukik, Kepala Jorong dan warga setempat, dipastikan kerangka manusia yang ditemukan dirawa-rawa dalam jurang tersebut adalah Jalianis (85 tahun) warga Jorong Talago, Nagari Taeh Bukik, yang dilaporkan hilang 2 bulan lalu.

“Kepastian kerangka manusia itu adalah pria lansia bernama Jalianis, dibuktikan celana batik yang ditemukan dikerangka jasad manusia tersebut adalah milik Jalianis yang hilang 2 bulan lalu,” ungkap Kapolsek Payakumbuh. Iptu Imam S. Teguh dan hal itu dibenarkan oleh anak kedua almarhum bernama Ispirman.

Berdasarkan kesepakatan dengan pihak Pemerintah Nagari dan Jorong setempat dan atas permintaan pihak keluarga korban, maka tidak dilakukan autopsi, karena pihak korban sudah meyakini jika kerangka manusia yang ditemukan itu adalah ayahnya Jalianis.

Walinagari Taeh Bukik, Benri Wirman, yang diminta wartawan komentarnya saat dilakukan evakuasi atas penemuan kerangka manusia tersebut menyebutkan bahwa, beberapa bulan lalu sudah dilakukan pencarian terhadap korban Jalianis.

“Bahkan usaha pencarian terhadap hilangnya Jalianis, selain melibatkan ratusan masyarakat setempat,  Basarnas dan BPBD pihak kepolisian, namun tim pencari tidak membuahkan hasil,” ungkap Benri Wirman.

Menurut Benri Wirman, usaha pencarian terhadap korban Jalianis baru dihentikan sejak sepekan lalu. Namun sayang, warga bersama tim Basarnas dan BPBD tidak melakukan upaya pencarian ke tempat lokasi ditemukan kerangka korban Jalianis,” pungkas  Benri Wirman. (edw)