Ketua DPRD Laporkan Bupati ke Ditreskrimsus Polda Sumbar

oleh -2.398 views

SOLOK, dekadepos.com-

Ketua DPRD Kabupaten Solok, Dodi Hendra,  melaporkan Bupati Solok ke Ditreskrimsus Polda Sumbar. Hal itu terkait postingan yang dibuat oleh Bupati Kabupaten Solok di salah satu WhatsApp Group (WAG), yang dinilai menghina Ketua DPRD. 

Ketua DPRD kabupaten Solok datang ke Ditreskrimsus Polda Sumbar pada Jum’at 9 Juli 2021.

Menurut Dodi Hendra, pelaporan ini berawal dari sebuah postingan video yang telah disebar oleh Bupati Solok Epyardi Asda di grup WhatsApp ‘Tukang Ota Paten (TOP) 100’.

Postingan di dalam group tersebut ada dari berbagai kalangan yang membernya telah mencapai 200 orang lebih itu ternyata memicu sejumlah polemik.

Ketua DPRD Kabupaten Solok Dodi Hendra datang ke Mapolda Sumbar bersama empat pengacaranya sekira pukul 16.00 WIB dan selesai membuat laporan sekira pukul 18.30 WIB.

“Postingan yang diunggah Bupati tersebut, saya di dzolimi dan dikriminalisasi juga, akibat dari perbuatan yang dilakukan oleh orang nomor satu di Kabupaten Solok,  membuat saya dan keluarga down. Makanya saya mengambil langkah untuk melaporkan tindakan Bupati ke pihak Kepolisian,” beber Dodi pada awak media, Minggu (11/7).

Ketua DPRD mengaku merasa tidak nyaman dengan postingan Bupati Solok dan mengambil sikap untuk membuat laporan bersama pengacaranya. 

Nenurut Yuta, satu pengacara Dodi Hendra,  usai membuat laporan mengatakan bahwa laporan tersebut dilakukan atas laporan pribadi dari Dodi Hendra, bukan secara lembaga tempat bekerja.

Dalam hal ini, Yuta menjelaskan laporan tersebut adalah tentang pencemaran nama baik via video yang beredar di media sosial.

“Setelah membuat laporan ini, nanti akan kita tunggu putusan dari penyidik apakah memenuhi kriteria atau tidak,” terangnya Yuta.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu membenarkan hal tersebut, bahwa adanya laporan yang masuk. Setelah laporan dibuat, maka pihaknya akan mengumpulkan keterangan serta melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Laporan saudara Dodi masih dalam proses, dan kita akan kumpulkan bukti-bukti” terang Satake Bayu. (wandi) 

No More Posts Available.

No more pages to load.