Ketua DPRD Payakumbuh : Pemilihan Uda Uda Uni Harus Berikan Dampak Pada Daerah

oleh -323 views
Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Yendri Bodra Dt. Permato Alam.

Payakumbuh, Dekadepos.com

Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Yendri Bodra Dt. Permato Alam mengatakan bahwa pemilihan Uda Uni yang rutin digelar di Payakumbuh harus memberikan dampak pada daerah, sebab dalam kegiatan tersebut menelan anggaran yang bersumber pada keuangan daerah. Dampak dari setiap pelaksanaan kegiatan yang berada di Dinas Parisata Pemuda dan Olahraga itu diharapkan bisa memajukan daerah dan bisa mempromosikan Kota Payakumbuh ke dunia luar, sehingga wisatawan dari dalam dan luar Indonesia  bisa datang, makan, menginap dan berbelanja di Kota perlintasan Sumbar-Riau itu.

Mereka yang terpilih sebagai Uda dan Uni Payakumbuh juga harus mempunyai pengetahuan yang luas terkait Payakumbuh secara umum dan objek wisata, sejarah, seni dan budaya yang ada secara khusus, sehingga saat mempromosikan Payakumbuh mereka (Uda Uni) bisa bercerita banyak tentang Kota Payakumbuh.

“ Tentu Pemilihan Uda Uni yang rutin digelar di Payakumbuh harus memberikan dampak bagi daerah, baik bagi Promosi wisata maupun dalam peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke daerah kita ini. Kita juga mendorong mereka yang terpilih untuk menggali lebih banyak potensi daerah.” Sebut Politisi Golkar itu Rabu 26 September 2018.

Sebelumnya Kepala Dinas Pariwisata Pemudan dan Olahraga Kota Payakumbuh Elfriza “Cece” Zaharman melalui Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Haidatul “Ul” Rahmat mengatakan bahwa pemilihan Uda Uni yang rutin digelar tidak sama dengan kontes model yang menjadikan fisik seseorang sebagai tolak ukur utama.

“Karena selama ini ada persepsi yang kurang benar di tengah-tengah masyarakat yang menyebutkan pemilihan Uda Uni ini adalah kontes model, padahal itu merupakan dua hal yang berbeda,” sebutnya Selasa 25 September 2018 kepada wartawan.

Ia juga menambahkan, dalam pemilihan Uda Uni, pertimbangan fisik tidaklah dijadikan sebagai aspek utama dan satu-satunya. Menurutnya, ada beberapa variabel lain yang menjadi pertimbangan dewan juri sebelum menetapkan Uda Uni 2018. “Yang Uda Uni harus menguasai seluruh bidang kepariwisataan. Karena cantik saja belum tentu bisa menjual. Nantinya Uda Uni harus paham adat, budaya, pariwisata, dan juga harus menguasai bahasa asing untuk bisa berkomunikasi dengan dunia luar,” jelasnya. (Edw)