Kisruh Walinagari Sungai Talang Berakhir Damai

Walinagari-Sungai-Talang-Dian-David ketika diwawancarai awak media.

LIMAPULUH KOTA, dekadepos.com-

Kisruh antara Walinagari, Bamus dan masyarakat Nagari Sungai Talang, Kecamatan Guguk, Kabupaten Limapuluh Kota, yang sempat memuncak hingga digemboknya kantor Walinagari oleh oknum masyarakat, akhirnya berakhir damai.

Menurut Ketua Badan Permusyawaratan (Bamus) Nagari Sungai Talang, Muhammad David dan Walinagari Sungai Talang, Dian David, yang dihubungi secara terpisah, membenarkan kisruh antara Walinagari, Bamus dan masyarakat Nagari Sungai Talang itu, sudah berhasil didamaikan.

Diakui Ketua Bamus Muhammad David, penyelesaian kasus salah paham yang sempat dilarangnya Walinagari Sungai Talang, Dian David, masuk kantor oleh warga, diselesaikan secara musyawarah di MDA Nagari Sungai Talang, Senin (5/8).

Hadir dalam rapat musyawarah yang dimotori Bamus itu, pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa/Nagari (DPMD/N) Limapuluh Kota, Camat Guguak, Wira Dinata, Babhinkamtibmas, KAN, ninik mamak, tokoh masyarakat, Walinagari Dian David dan perangkat nagari.

Walinagari Sungai Talang, Dian David, juga menjelaskan bahwa, setelah dilakukannya klarifikasi atas 4 poin tuduhan warga yakni menuduh Walinagari telah melakukan tindakan merugikan masyarakat, membuat keputusan menguntungkan sendiri, anggota keluarga, pihak lain dan atau golongan tertentu, menyalahgunakan wewenang, melakukan tindakan diskriminatif terhadap warga termasuk tindakan dugaan amoral, ketika diminta pembuktiaan kepada masyarakat atas segala tuduhan itu ternyata tidak seorangpun warga mampu membuktikan tuduhan tersebut.

“Karena tidak ditemukan bukti atas tuduhan itu, akhirnya dibuatlah kesepakatan perdamaian dengan catatan semua pihak saling menghormati dan tidak mengungkit-ungkit lagi persoalan yang dapat memecah belah persatuan antara pemerintahan nagari, Bamus dan masyarakat, “ ulas Walinagari Sungai Talang, Dian David.

Menurut Dian David, dengan berhasilnya diselesaikan kisruh ini, selaku Walinagari dia sangat bersyukur dan berterima kasih kepada masyarakat yang telah dapat memahami atas terjadinya kesalahpahaman ini.

“Kedepan mari kita saling seayun selangkah untuk membangun Nagari Sungai Talang. Peristiwa yang sempat merusak hubungan silaturahmi dan persaudaraan ini, mari kita rekat kembali karena nasih banyak tugas untuk kemaslahatan masyarakat yang harus kita kerjakan,” ulas Dian David.

Walinagari Sungai Talang, Dian David juga menyampaikan terima kasih kepada pejabat di lingkungan pemkab Limapuluh Kota yang telah ikut membantu menyelesaikan kisruh yang melanda pemerintahan nagarin dengan warga Sungai Talang ini.

“ Alhamdulliah, sejak Senin 5 Agustus 2019, selaku Walinagari saya sudah masuk kantor untuk melakukan pembenahan dan penataan kembali terhadap jajaran perangkat nagari,” pungkas Dian David. (edw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *