Koperasi Kerajaan Kedah Malaysia Study Banding ke Bukittinggi

oleh -385 views

Bukittinggi.Dekadepos.com.

Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Dinas Pendidikan Kota Bukittinggi meneri makunjungan Rombongan Studi banding  Pengurus Koperasi Pegawai Kerajaan Negeri Kedah Darul Aman Malaysia,Kamis, (6/12).

Kehadiran pengurus Koperasi dari Kerajaan Semenanjung Utara Malaysia itu disambut oleh Ketua KPN Dinas Bukittinggi Azrif Gusman Dt. Gunuang, beserta pengurus dan  sejumlah pegawai KPN Dinas Pendidikan.

Pimpinan rombongan pengurus Koperasi Kerajaan Kedah Malaysia Muham mad Ibrahim bin Abd Wahab mengatakan, rombongan yang mengikuti studi ban ding ke Bukittinggi ini sebanyak 26 orang. Kunjungan yang dilakukan disamping menjalin silaturrahmi juga ingin bertukar pikiran dan  saling berbagi pengalaman dalam memajukan dan mengembangkan koperasi.

Menurutnya, koperasi di Negeri Kedah anggotanya juga berasal dari para pegawai kerajaan/pemerintah yang jumlahnya mencapai 4.600 lebih. Usaha yang dilakukan koperasi di Kedah disamping simpan pinjam juga memiliki beberapa sta siun bahan premium yang bekerjasama dengan Sheel, Petronas dan Caltex. Disam ping itu juga memiliki beberapa toko dan agen resmi LPG.

“Kami menyampaikan terima kasih atas sambutan dan layanan yang diberi kan oleh Pengurus KPN Dinas Pendidikan Bukittinggi. Kami berharap pengurus KPN Dinas Pendidikan untuk dapat membalas kunjungan ini,” ujarnya Muhammad Ibrahim bin Abd Wahab.

Sementara itu Ketua KPN Dinas Pendidikan Azrif Gusman Dt. Gunuang pada kesempatan itu mengatakan, saat ini  KPN Dinas pendidikan bergerak dibidang simpan pinjam dan memiliki Toko Serba Ada (Toserba). Modal KPN  saat ini sudah mencapai puluhan  milyar lebih dengan 908 anggota. Anggota KPN  mayoritas dari kalangan guru dan pendidik di kota Bukittinggi ini.

Menurutnya, berdasarkan Rapat Anggota Tahun (RAT) diputuskan bahwa KPN ini menuju KPN syariah. Hal ini sesuai dengan besarnya tuntutan dari anggota untuk menuju pola syariah tersebut. “Alhamdulillah secara bertahap sudah dilak sanakan pola syariah, meski banyak kendala dan hambatan yang dihadapi dalam menerapkan pola syariah seratus persen, terutama terbatasnya SDM dan masalah teknis lainnya,” ujar Azrif Gusman.

Diakhir pertemuan kedua pengelola Koperasi ini saling bertukar cendra hati . dan setelah itu dilanjutkan dengan kunjungan kesejumlah objek wisata dan kuli ner yang ada kota di Bukittinggi.( Edis )