Lagi, Ketua KPU 50 Kota Diberi Peringatan

oleh -1.871 views

Limapuluhkota, Dekadepos.com

Untuk kedua kalinya, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Limapuluh Kota diberi peringatan oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Republik Indonesia terkait terkait dugaan Pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP).

Sidang Pembacaan Keputusan Itu dibacakan langsung oleh Ketua Bawaslu RI, Muhammad didampingi empat orang lainnya dal Sidang Pembacaan 8 Perkara Dugaan Pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu di ruang Sidang DKPP RI, Jakarta Pusat, Rabu 9 September 2020 sekitar pukul 09.30 Wib.

Sidang tersebut juga bisa diakses melalui akun Facebook maupun Chanel YouTube “pengadil” pemilu itu. Sidang pembacaan putusan itu dilakukan tanpa kehadiran pengadu (Bawaslu Kab. 50 Kota red) maupun Teradu (Ketua KPU 50 Kota, Masnijo.red) untuk mengantisipasi Penyebaran Virus Covid-19.

Ketua Bawaslu Kabupaten Limapuluh Kota Yoriza Asra melalui Komisioner Bawaslu, Ismet Aljannata saat dihubungi Rabu siang, menyebutkan bahwa atas kasus dugaan Pelanggaran Kode etik yang terjadi beberapa lalu itu, DKPP RI yang dipimpim langsung Ketua Bawaslu, Bapak Prof. Muhammad dan empat hakim DKPP lainnya memutuskan bahwa teradu bersalah dan diberi sanksi peringatan.

” Dari putusan DKPP yang dibacakan langsung ketua DKPP RI, Bapak Prof. Muhammad, teradu diberi sanki peringatan.” Sebut Ismet.

Mantan Ketua KPU Kabupaten Limapuluh Kota periode sebelumnya itu juga menambahkan, pasca pembacaan putusan tersebut, pihaknya berharap dan menghimbau kedepan agar KPU lebih hati-hati dalam bekerja, profesional dan mengacu pada peraturan DKPP tentang kode etik penyelenggara.

” Agar lebih hati-hati dalam bekerja dan lebih profesional.” Ujarnya.

Sementara Ketua KPU Kabupaten Limapuluh Kota, Masnijon saat dihubungi untuk diminta tanggapan terkait sanksi yang diberikan DKPP RI terhadap dirinya, menyebutkan bahwa ia tengah menggelar rapat pleno.

” Sedang pleno” ucapnya singkat. (Edw).