Larang Pemuda Berkumpul Jadi Penyebab, Pria di Bukittinggi Tewas Dikeroyok

oleh -966 views
ilustrasi pengeroyokan

Bukittinggi,dekadepos.com

Diduga tak terima dilarang berkumpul, sekolompok pria di Kota Bukittinggi tega menganiaya, hingga menyebabkan korban R (37) meninggal dunia.

Informasi diperoleh, peristiwa ini terjadi pada Selasa (21/4/2020) sekira pukul 02.00 Wib dini hari di Kelurahan Aua Tajungkang Tangah Sawah (ATTS), Kecamatan Guguk Panjang.

Menurut Kapolres Bukittinggi AKBP Iman Pribadi Santoso dari kesimpulan sementara, korban tewas dikeroyok karena pelaku tak terima ditegur korban. “Kita masih dalami kasus ini,” ujarnya kepada wartawan.

Dikatakan Kapolres seperti dikutip dari klikpositif.com, kejadian bermula saat R mendapati sekelompok anak muda tengah berkumpul di sebuah tempat di Tengah Sawah. Melihat para pemuda tak dikenal itu, R berinisiatif menegur.

Sayangnya, para pemuda yang diperkirakan berjumlah 6 orang itu, tak terima dan langsung mengeroyok korban. “Akhirnya, korban pun meninggal dunia akibat luka berat di bagian kepala karena dipukul pakai kayu,” jelasnya.

BACA JUGA
Oknum Guru Ditangkap di Posko Covid 50 Kota

Diatambahkan kapolres lagi, para pelaku berasal dari kelurahan lain dibawah pengaruh minuman keras.

Tiga pelaku berusia 22-24 tahun yang diduga ikut dalam pengeroyokan sudah diamankan, 3 lainnya masih buron. (*K/edis)