Lima Hari tak Dapat Pasokan Air Bersih, Warga Bukik Cangang Kayu Ramang Ngadu ke DPRD Bukittinggi

oleh

BUKITTINGGI, dekadepos.com-

Puluhan warga RT.01/RW.03 Kelurahan Bukik Cangang Kayu Ramang, Kec. Guguak Panjang, Kota Bukittinggi mendatangi DPRD Kota Bukittinggi, Selasa (6/4) siang untuk mengeluhkan Air Bersih PDAM yang sudah 5 hari tidak hidup ke rumah warga. Puluhan warga itu diterima oleh Ketua Komisi II DPRD Bukittinggi,Nofrizal Uasra bersama Erdison Nimli di ruang tamu DPRD.

Ketua RT.01/RW.03 Kelurahan Bukik Cangang Kayu Ramang,Pemi Sustri kepada Dekadepos.com menjelaskan, kedatangan warganya ke DPRD Bukittinggi untuk menyampaikan keluhan warga sekaligus meminta solusi terkait air bersih PDAM yang sudah lima hari mati atau tidak hidup ke rumah warga.

Sementara air bersih sangat dibutuhkan warga dalam keseharaiannya, baik itu untuk memasak,mencuci dan untuk mandi.Dan selama lima hari ini,warga betul-betul kesulitan akan air.Sedangkan RT.01/RW.03 ini berada di belakang Kantor PDAM Bukittinggi.

Artinya,kami warga RT.01/RW.03 Kelurahan Bukik Cangang Kayu Ramang ibaratkan “Ayam mati di Lumbuang padi”.Kami tinggal dibelakang PDAM, namun kami pula yang tidak mendapat air bersih.ujar Pemi Sustri.

Dikatakan,Pemi Sustri untuk memenuhi kebutuhan air bersih selama lima hari belakangan ini,warga terpaksa meminta air bersih ke DPRD Bukittinggi,karena RT.01/RW.03 ini juga berdampingan dengan gedung DPRD Bukittinggi.

“Untuk itulah kami datang ke DPRD untuk mengeluhkan kondisi air PDAM yang mati di lingkungan PDAM sendiri, sekaligus meminta solusinya kepada anggota DPRD Bukittinggi”,ujar Pemi Sustri.

Sebelum ke DPRD,warga juga mendatangi PDAM Bukittinggi dan diterima oleh Nurizal Muncak.Namun warga tidak mendapatkan jawaban yang pasti,makanya warga mendatangi DPRD,tambah Pemi Sustri.

Erdison Nimli anggota Komisi II DPRD Bukittinggi yang menerima warga menyebutkan,sebagai wakil masyarakat yang duduk di DPRD,tentu berkewajiban menerima kedatangan warga untuk menyampaikan keluhan dan aspirasinya. Keluhan warga RT.01/RW.03 Kelurahan Bukik Cangang Kayu Ramang ini,kita terima dan akan kita tindak lanjuti dengan menyakan kepada pihak PDAM terkait matinya air PDAM ke rumah warga RT.01/RW.03 Kelurahan Bukik Cangang Kayu Ramang.

Sebab menurut Erdison Nimli politisi Partai Demokrat itu,tidak mungkin PDAM mematikan air ke warga atau pelanggannya kalau tidak ada penyebabnya.Artinya,setelah kita minta penjelasan kepada pihak PDAM,tentu akan didapat apa penyebab matinya air PDAM ke rumah warga di RT.01 Bukik Cangang Kayu Ramang.Setelah dapat penyebabnya,tentu akan kita sampaikan kepada warga agar warga mengetahui penyebab matinya air ke rumahnya,ungkap Erdison Nimli.

Sementara itu,Direktur PDAM Tirta Jam Gadang Bukittinggi,Budi Suhendra yang dikomfirmasi Dekadepos,com menyebutkan,matinya alira air bersih PDAM ke rumah warga Bukittinggi saat ini dipengaruhi oleh debit air bersih di Sungai Tanang yang berkurang atau menurun.

Khusus untuk Kelurahan Bukik Cangang Kayu Ramang berada pada titik tertinggi dalam pelayanan PDAM,sehingga dengan debit air yang berkurang,tentu sulit untuk menaikan tekanan air ke daerah Bukik Cangang Kayu ramang.ujar Budi Suhendra.

Namun untuk solusinya,Budi Suhendra berjanji menjelang debir air Sungai Tanang Normal,PDAM akan melakukan sistim bergiliran kepada pelanggannya. Dengan sistim bergiliran itu,tentu warga Bukik Cangang Kayu Ramang akan dapat giliran.Dan ini telah kita lakukan,dan kita akan tetap berupaya untuk Kelurahan Buikik Cangang akan dapat solusinya dalam waktu dekat ini,tambah Budi Suhendra. (edis)