Longsor Lumpuhkan Jalan Negara Payakumbuh-Lintau

LIMAPULUH KOTA, (dekadepos.com)

Akibat tingginya curah hujan sepanjang sore sampai malam, Selasa tanggal 31 Juli 2018, mengakibatkan terjadinya bencana alam tanah longsor di jalan Payakumbuh-Lintau, tepatnya di kilometer 19 Jorong Air Dingin, Nagari Halaban, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota.

Informasi yang diperoleh melalui whatsaap yang dikirimkan Bhabinkamtibmas Polsek Luhak, Brigadir Tri Dedi Murdianto dan Kanit Intelkam Polsek Luhak Bripka Muhamad Affan, S. Sos menyebutkan bahwa, peristiwa bencana alam longsor yang disebabkan curah hujan yang terlalu tinggi sejak Jam 15.00 Wib sampai pukul 19.00 Wib, sehingga tanah  tebing yang berada di pinggir jalan turun dibawa air hujan yang mengakibatkan tertutupnya badan jalan.“ Material tanah longsor yang menutupi badan jalan nyaris menutup separoh badan jalan. Namun pada Jam 18.35 Wib Kapolsek Luhak AKP Kaspi Darwis, SH.MH bersama dengan Unit Intelkam mendatangi atau meninjau lokasi  bencana alam longsor,”ungkap Brigadir Tri Dedi Murdianto.

Dikatakan Brigadir Tri Dedi Murdianto, setelah Kapolsek Luhak AKP Kaspi Darwis, SH.MH sampai di lokasi Kapolsek via handphone langsung menghubungi Kasi BNPB Kabupaten Limapuluh Kota, Rahmadinol, untuk  meminta bantuan membersihkan bencana alam longsor yang telah  menimbun separo badan jalan tersebut.

“ Sampai berita ini ditayangkan, Selasa malam pukul 10.43 Wib proses pembersihan material tanah longsor masih dilakukan dengan cara manual. Meskipun kondisi jalan raya Payakumbuh-Lintau sudah mulai pulih, namun masih diberlakukan sistim buka-tutup, karena petugas dari BPBD dan Damkar Limapuluh Kota,  Bazarnas dan anggota Polsek Luhak dibantu Walinagari bersama masyarakat setempat masih melakukan upaya pembersihan material lumpur dari bandan jalan,”pungkas Brigadir Tri Dedi Murdianto. (edw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *