LOPER HARIAN KORAN PADANG RAUN SABALIK

oleh -498 views

PAYAKUMBUH, dekadepos.com –

Menyadari pentingnya peranan dan keberadaan seorang loper koran, karena selembar surat kabar tidak akan bisa sampai ke tangan pembacanya, tanpa ada jasa seorang loper koran. Tentunya, kondisi tersebut dipahami pengelola Harian Koran Padang, utamanya Perwakilan Harian Koran Padang yang bertugas di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota.

Untuk menjaga hubungan silaturahmi dan kemitraan yang erat, saling membutuhkan antara pengelola Harian Koran Padang dengan para loper koran yang bekerjsama dengan Harian Koran Padang, memanfaatkan masa libur panjang akhir tahun Desember 2018.

Kepala Perwakilan Harian Koran Padang untuk Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota, Doddy Sastra, memberikan dukungan kepada para loper koran Harian Koran Padang bersama keluarganya untuk berlibur atau raun sabalik, Sabtu dan Minggu (22/23/12) ke objek wisata Carocok di Pesisir Selatan dan menikmati sejumlah objek wisata di Kota Padang dan Bukittinggi.

Pak Amik, tokoh atau sosok paling sentral yang dituakan dalam komuditas loper Harian Padang di Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota menyebutkan bahwa, sekali setahun dapat menikmati hari libur bersama keluarganya, adalah satu hal yang sangat bernilai bagi para loper koran.

“Selama ini, baik dalam kondisi panas dan hujan, para loper koran tidak pernah mengeluh dan lelah menekuni pekerjaannya untuk mengantarkan koran kepada para pelanggan dan pembaca. Tanpa jasa para loper koran, niscaya keberadaan Harian Koran Padang di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota tidak akan bisa berkembang seperti yang diharapkan,” sebut Pak Amik.

Hal senada juga diungkapkan loper koran paling senior di Payakumbuh, Das, Angkot dan Al. Pengelola surat kabar dan loper koran, ibarat dua sisi mata uang yang saling mengisi dan melengkapi. “Kami juga menyadari bahwa, dengan koran para loper bisa menghidupi keluarga dan membiayai pendidikan anak-anak. Dengan koran, kami juga bisa mengetahui dunia dan dengan koran kami bisa menjalin kebersamaan,” ungkap Mai, satu-satunya kaum ibu yang mengabdikan dirinya sebagai loper koran guna membantu roda perekonomian suami dan keluarganya yang kemudian diamini Mus, Jas, Pegi, Taufik, Madi, Al, Haji Adek, Icun, Rio dan An.

“Selamat bersenang-senang sahabat loper, hari-hari yang kita lalui masih panjang dan dunia sangat membutuh kita untuk mencerdaskan anak bangsa. Apapun alasannya, loper koran juga manusia punya kasih dan cinta. Untuk itu kita juga butuh menghibur diri dan keluarga meski dalam kondisi apa adanya,” ujar Doddy Sastra melepas kegiatan Raun Sabalik loper Harian Koran Padang, Sabtu malam (22/12). (edw)