Maderizal Tampung Aspirasi Warga Bukik Apik,Tarok Dipo dan Aua Tajungkang Tangah Sawah

Bukittinggi, Dekadepos.com-

Ratusan warga Kelurahan Bukik Apik,Tarok Dipo dan Kelurahan Aua Tajungkang Tangah Sawah (ATTS), Kecamatan Guguak Panjang, memadati gedung DPRD dalam rangka mengikuti Reses Perseorangan masa sidang II tahun 2020,atas nama Ketua Komisi III,Maderizal di Ruang Sidang DPRD, Senin (16/03).

Reses Perseorangan Maderizal yang dibuka Camat Guguak Panjang, Syanji Faredi FF itu dihadiri hampir seluruh Perwakilan SKPD dilingkungan Pemko Bukittinggi,Lurah,Ketua LPM Bukik Apik,Hendra Mulia dan juga dihadiri Direktur PDAM Tirta Jam Gadang,Murdi Tahmam.

Maderizal dalam kesempatan itu,menjelaskan,reses ini dilaksanakan dalam rangka menampung aspirasi untuk perencanaan pembangunan Bukittinggi tahun 2021. Dimana aspirasi masyarakat ditampung mulai saat ini untuk diperjuangkan dalam penyusunan APBD 2021 nantinya.

Untuk tahun 2020 ini, dalam APBD Bukittinggi, pendapatan daerah mencapai Rp 804 miliar dan belanja daerah sebesar Rp 969 miliar.Dalam prosesnya, Pemko dan DPRD Bukittinggi tahun 2020, telah menyusun APBD yang pro rakyat.

Dikatakan,APBD tahun 2020 lebih banyak dinikmati warga kota dibanding penyelenggara pemerintah. Buktinya, banyak manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh warga dari pembangunan yang dilakukan pemerintah. Contohnya bidang pendidikan, banyak sekolah yang gedungnya dibangun baru, agar meningkatkan pelayanan pendidikan di Bukittinggi. Bidang kesehatan juga dibangun beberapa puskesmas untuk melayani kesehatan masyarakat. Bahkan saat ini dibangun RSUD Bukittinggi yang memang diperuntukkan bagi masyarakat Bukittinggi sekitar nya,ujar Maderizal.

Kemudian,menurut Ketua Komisi III DPRD Bukittinggi ini,sejumlah kegiatan kerakyatan yang dilaksanakan oleh pemko dan DPRD, telah disusun sejak bebera pa tahun sebelumnya. “Jadi kami tegaskan, jangan nilai kegiatan yang dilaksana kan sebagai politik praktis, tapi memang menjadi rencana kerja yang telah disepa kati oleh DPRD bersama Pemko sejak empat tahun terakhir, khususnya tertuang dalam RPJMD kota Bukittinggi,” tegas Maderizal.

Dijelaskan juga oleh Maderizal yang juga anggota banggar DPRD,Untuk AP BD tahun 2021, diprediksi lebih dari Rp 1 triliun. Kegiatan yang akan masuk dalam APBD tahun depan itu, merupa kan hasil musrenbang kelurahan, kecamatan dan musrenbang RKPD serta reses yang dilaksanakan setiap anggota DPRD Bukittinggi.

“Masukan yang diterima bukanlah kepentingan pribadi, tetapi lebih kepada kepentingan bersama untuk masyarakat Bukittinggi. Pedomannya, urusan wajib yang menjadi pelayanan dasar, dikelola sesuai standar minimal,” tambah Politisi Partai Demokrat tersebut.

Dalam reses itu,muncul sejumlah aspirasi warga terkait pembangunan kantor Lurah ATTS serta pembangunan infrastruktur lainnya. Selain itu, juga diusulkan peningkatan perhatian terhadap pengrajin sepatu,pertanian, pengerukan sedimen sejumlah riol, peningkatan upaya desa wisata di Bukik Apik dan beberapa aspirasi lainnya.

Berbagai masukan itu,ditampung oleh Maderizal,bahkan selaku anggota DPRD,Maderizal akan berusaha untuk menjemba tani keinginan masyarakat itu de ngan pemerintah kota Bukitting gi.Khusus untuk daerah Koto Barangai yang akan dijadikan Destinasi  wisata baru,Maderizal meminta kepada Dinas Perkim untuk dapat menganggarkan pembangunan jalan lingkar pada tahun 2021.

Disamping itu,Maderizal juga akan menyedikan 1000 bibit pohon Durian Montong untuk daerah Bukik Apik,sehingga Bukik Apik dapat menjadi sentra Duri an Motong di Kota Bukittinggi, ujar Maderizal menjawab satu persatu pertanyaan masyarakat. (edis)