Masuk Hutan, Warga Diserang Beruang

oleh -500 views

Sijunjung, Dekadepos.com

Seorang warga Jorong Kabun, Nagari Sisawah, Kecamatan Sumpurkudus, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, berinisial JA, 38 tahun, luka parah setelah diserang seekor beruang hutan hitam bermulut putih disaat mencari petai di hutan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (28/4/2021) sekitar pukul 13.00 WIB. Menurut informasi, pada hari naas itu, sekitar pukul 08.00 WIB, Korban berangkat dari rumahnya di Jorong Kabun, Nagari Sisawah, bersama Adik korban berinitial IG, hendak mencari Petai ke hutan arah Nagari Silokek tepatnya di Hutan Batang Talau Nagari Sisawah yang berjarak lebih kurang 2 jam berjalan Kaki dari Jorong Kabun ke hutan tersebut.

Sesampai di hutan Batang Talau tersebut sekira pukul 10.00 WIB, korban bersama Adik korban memanjat satu pohon petai untuk diambil buahnya, kemudian setelah didapat dan dikumpulkan kedalam karung.

“Kemudian sekira pukul 12.30 WIB, Korban bersama Adik korban berpindah kepohon berikutnya, lebih kurang 15 menit perjalanan, korban melihat batang petai yang banyak buahnya dan dekat batang petai tersebut ada sebuah batang kayu besar yang sudah tumbang dan berlobang, Korban sesaat sempat melihat beruang keluar dari lobang kayu, karena kaget beruang tersebut mengejar korban, dan korban sempat berteriak kepada adiknya ada beruang lari,” kata Kapolres Sijunjung, AKBP Andry Kurniawan, S.I.K., M.H., membenarkan peristiwa tersebut seperti disampaikan Kasubag Humas Polres Sijunjung, AKP Nasrul pada awak media via WhatsApp, Kamis (29/4/2021).

“Nah, kemudian adiknya yang berjarak satu meter dibelakang korban langsung berlari, dan korban pun melarikan diri, namun korban tersandung kayu dan terjatuh saat itu Beruang langsung menerkam korban,”papar Kapolres.

“Akibat terkaman beruang tersebut, korban mengalami luka berat pada daerah mulut korban. Melihat hal itu, Adik korban berlari berbalik arah membantu kakak, sesampai ditempat beruang tersebut menyerang, adik korban sempat memukul beruang dengan punggung parang yang dibawa, kemudian beruang tersebut pergi,” terang kapolres lagi.

“Melihat korban dalam keadaan luka, adik korban mengabil handphone yang ada pada korban, kemudian mencari jaringan dan menelpon keluarga korban untuk minta bantuan,” jelasnya.

“Disebabkan karena lokasi kejadian jauh sehingga kekuarga kesulitan untuk mengevakuasi korban, dan baru bisa sampai di tepi perkampungan sekira pukul 14.00 WIB, tepatnya di daerah Timodang Jorong Kabun, Nagari Sisawah, kemudian korban langsung dibawa ke Puskesmas Muaro, Sekira pukul 15.00 WIB korban di infus di Puskesmas Muaro, kemudian di rujuk ke RSUD Sijunjung di Tanah Badantung, kemudian dilakukan jahitan kasar, dan pada pukul 21.00 WIB,” jelas Nasrul Ajo.

“Tak beberapa lama kemudian korban dirujuk lagi ke RSUP Dr. M. Djamil Padang untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik, karena menurut tenaga medis RSUD Sijunjung di Tanah Badantung Rahang korban sudah rusak sehingga harus dirujuk Ke RSUP Dr. M. Djamil Padang,” imbuh Kapolres. (Hendra)