Melawan, Tersangka Jambret  9 TKP Didor Polisi

oleh -1.903 views

PAYAKUMBUH, dekadepos.com –

Seorang residivis spesialias kejahatan pencurian dengan kekerasan (jambret) dengan modus merampas tas milik korban yang sedang naik motor, berinitial RP (28 Tahun) warga Kelurahan Padang Tiakar Hilir, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas.

Pasalnya, saat anggota Satreskrim Polres Payakumbuh akan menciduk tersangka dengan total kejahatan di 9 TKP (Tempat Kejadian Perkara) selama 3 bulan terakhir ini, berusaha melawan petugas sehingga terpaksa dilumpuhkan dengan sebuah tembakan pada kaki kanannya.

Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan didampingi Wakaplres Kompol Jerry dan Kasat Reskrim AKP M Rosidi saat menggelar konsprensi pers di Mapolres setempat, Senin (20/7/2020), sempat memperlihatkan tersangka kepada awak media saat digiring dengan kursi roda.

“ Tersangka RP adalah seorang residivis. Sebelumnya dia pernah menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Muaro Padang dalam perkara pencurian dengan Pemberatan dan dihukum 2 tahun penjara dan selesai menjalankan hukuman pada bulan April 2020. Tersangka telah melakukan pencurian dengan kekerasan (jambret) sejak bulan Mei 2020 s/d bulan Juli 2020,” ungkap AKBP Dony Setiawan.

Diungkapkan AKBP Dony Setiawan, sasaran tersangka adalah kelompok rentan, pengendara sepeda motor yang mayoritas berjenis kelamin wanita dan sedang mengendarai sepeda motor dalam keadaan sendiri dengan membawa tas.

“Dalam menjalankan aksinya, tersangka bekerja sendirian dengan modus mengikuti korban dengan menggunakan sepeda motor matic dari arah belakang selanjutnya mengambil dan menarik tas korban secara paksa,” beber AKBP Dony Setiawan.

Sesuai dengan pengakuan tersangka kepada penyidik Satreskrim Polres Payakumbuh, ulas AKBP Dony Setiawan, uang hasil kejahatan itu dipergunakan tersangka untuk membeli narkoba.

Kapolres peraih penghargaan Piagam dan Pin Emas dari Kapolri itu juga membeberkan kronologis penangkapan tersangka, Jumat (17/7/2020 sekira pukul 00 50 Wib, di daerah Nagari Kubang Putih, Kecamatan Banu Hampu, Kabupaten Agam.

Adapun wanita-wanita yang menjadi korban kejahatan tersangka adalah Rona Gustia Olviana, warga  Jorong Balai  Gadang Atas, Nagari Mungo, Kecamatan Luhak, Kabupaten 50 Kota. Kerugian  yang dialami korban ada sebuah tas berisikan uang tunai Rp3 juta, 1 unit Hp merk Samsung Z2 warna hitam serta kosmetik. Total kerugian Rp.3.900.000,-.

Sedangkan korban lainnya adalah Willi Yonavi, warga Kelurahan Ibuh, Kecamatan  Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh. Kerugian tas berisikan 1 unit laptop dengan total kerugian Rp.3.000.000,-.

Korban berikutnya adalah Azura Zulva, warga Kelurahan Padang Alai Bodi, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh. Kerugian yang dialami korban adalah sebuah tas berisikan 1 unit HP Nokia warna hitam, 1 buah dompet berisi uang Rp.150.000,- dan perhiasan berupa kalung emas seberat 2 gram, liontin 0.7 GR. Total kerugian Rp.1.500.000,-.

Sedangkan korban lainnya adalah Yefrita Mailinda warga Jorong Kobun Sarilamak, Nagarai Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten 50 Kota. Kerugian yang dialami korban adalah surat-surat berharga berupa SIM, KTP, Askes dan 1 unit Hp merk Xiaomi Redmi Note 4 serta uang Rp.100.000,-.

Korban kelima adalah Yossi Susandri warga Jorong Padang Rantang, Nagarai Koto Tuo, Kecamatan Harau, Kabupaten 50 Kota.

Kerugian yang dialami korban adalah tas warna biru berisikan 7 botol essential oil merek Young Living, 2 buah flashdisk 64/128 GB warna biru, 1 buah dompet berisi uang Rp.150.000,-, Total kerugian Rp.2.000.000.

“Selain itu korban juga terhempas jatuh karena hilang kendali sehingga menderita patah tulang pada bahu kanan, pecah pembuluh darah pada lutut kanan dan luka lecet pada tulang pipi kanan,” ujar AKBP Dony Setiawan.

Lebih jauh diungkapkan AKBP Dony Setiawan, adapun tindak kejahatan lainnya yang dilakukan berdasarkan keterangan tersangka, dia juga pernah melakukan jambret di 2 TKP di kawasan Kelurahan Ibuh, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh termasuk di Kelurahan Payobasung, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh. Kemudian TKP di jalan umum dekat lapangan Sari Bulan Sawah Padang , Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh. (korban belum melapor).

Untuk pengusutan lebih lanjut tersangka RP dan Barang Bukti (BB) berupa satu unit sepeda motor, merek Honda Beat, warna merah putih, No. Pol D-2478-UDQ, satu unit HP Samsung, Tipe Z2, warna hitam, satu kalung emas seberat 2 gram dan liontin 0.7 GR, satu buah tas jinjing perempuan warna biru, satu buah dompet warna donker, satu buah dompet kecil warna putih dan satu helai kain warna merah jambu sudah diamankan di Mapolres Payakumbuh. (edw)