Meski Ditutup, Masih Ditemukan Bus Menerobos Masuk Kedalam Terminal Aua Kuning

oleh -1.455 views
Suasana Terminal Bus Simpang Aua (Aua Kuning –Red) Bukittinggi yang ramai dengan bus AKDP.Terlihat seseorang tengah menggeser Road Bariel di Pintu Keluar Terminal .Foto ini diambil dari Fly Over Selasa (28/4) siang

Bukittinggi, dekadepos.com

Pasca Penutupan Sementara Terminal Bus Simpang Aua (Aua Kuning-red) sesuai Permenhub Nomor 25 tahun 2020 dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19, ternyata masih banyak Bus yang menerobos masuk kedalam Terminal Aua Kuning. Dan pihak Pengelola terminal tidak bisa berbuat apa apa, karena tidak adanya  Petugas yang membantu menjaga pintu masuk maupun pintu keluar Terminal Bus  Simpang Aua,Bukittinggi.

Dari pantauan di Terminal Bus Simpang Aua (Aua Kuning-red) Bukittinggi selama 2 hari, Senin dan Selasa (27-28/4/2020), masih terlihat terminal Bus Simpang Aua beroperasi layaknya sebuah terminal tempat menaikan dan menurunkan penumpang. Walaupun sudah ditutup semenjak Jumat (24/4/2020).

Bahkan dalam penutupan sementara Terminal Bus Aua Kuning Bukittinggi, langsung dilakukan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno yang didampingi Walikota Bukittinggi H.Ramlan Nurmatias yang sekaligus mensosialisasikan Permenhub Nomor 25 tahun 2020, dalam rangka menunjang pelaksanaan PSBB di Sumatera Barat.

Bahkan pada saat itu, Gubernur Irwan Prayitno menyadari dalam memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19 ditengah tengah masyarakat, memang penuh dilema, karena sangat berdampak kepada sosial kemasyarakatan dan ekonomi masyarakat.

Tetapi hal itu harus kita lakukan untuk menyelamatkan masyarakat dari ancaman Virus Corona yang begitu cepat dalam penyebarannya, termasuk Walikota Bukittinggi H.Ramlan Nurmatias turut meyakini para agen dan para pedagang yang ada di dalam terminal, kalau penutupan sementara Terminal bus Aua Kuning itu dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Terminal Bus Aua Kuning.

Apa yang terjadi, para Sopir Bus tetap nekad masuk terminal Bus Aua Kuning melalui pintu keluar Terminal dengan cara menggeser Road Bariel yang menghalangi pintu keluar Terminal. Hal itu dilakukan para sopir untuk menghidupi keluarganya di rumah. Sehingga Petugas terminal atau pihak pengelola Terminal Bus Aua Kuning tidak bisa berbuat apa apa,apalagi dalam penutupan Terminal bus Aua Kuning itu juga tanpa dibantu oleh petugas PSBB, seperti TNI ataupun Polri.

Kepala Terminal Bus Simpang Aua Bukittinggi Taufik yang dikomfirmasi Awak Media melalui ponselnya, Senin (27/4) mengakui adanya angkutan umum, terutama Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) yang berasal dari Pasaman, Pariaman, Solok, Agam dan daerah lainnya menerobos masuk Terminal Aua Kuning dengan cara menggeser Road Bariel yang dipasang dipintu Keluar Terminal .ujar Taufik.

Dan pihaknya telah berusaha maksimal untuk membendungnya, tetapi tidak terbendung, apalagi kita di Terminal Bus Aua Kuning tidak ada diperbantukan tenaga pengamanan TNI dan Polri, sehingga kita tidak bisa berbuat apa apa,ujar Taufik lagi menambahkan kalau pihaknya juga telah memberi pengertian kepada para Agen,tetapi Agen dan para Sopir itu meminta surat tertulis dari Gubernur tentang Penutupan Sementara Terminal Bus Aua Kuning.

Dirtambahkan oleh Kepala Terminal Bus Au Kuning Taufik, kalau Senin kemaren itu Ia berada di padang untuk membicarakan Masalah yang dihadapinya di Terminal bus Aua Kuning Bukittinggi, sekaligus meminta solusinya kepada Gubernur Sumatera Barat melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah III Sumatera Barat.

Terminal Bus Simpang Aua yang lebih dikenal Aua Kuning itu ditutup terkait dengan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.Ditutup sementara semenjak Jumat , 24 April 2020 sampai 7 Mei 2020 mendatang.(edis)