Milad Ke-2 TK dan SD Islam Al-Azhar Payakumbuh Diramaikan Berbagai Kegaiatan

Payakumbuh, Dekadepos.com

Dari waktu ke waktu perkembangan sekolah-sekolah berbasis keagaaaman di Kota Payakumbuh terus mendaptkan tempat di hati masyarakat Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota. Sekolah-sekolah tersebut terus terus berpacu untuk meningkatkan kualitas sekolah masing-masing, baik peningkatan fisik sekolah, tenaga pengajar maupun sarana dan prasarana pendukung.

Hadir sebagai salah satu sekolah Islam yang menawarkan pendidikan berdasarkan keagamaan, TK Islam Al-Azhar 53 dan SD Islam Al-Azhar 65 Payakumbuh tumbuh menjadi salah satu sekolah yang banyak diminati masyarakat untuk tempat mendidik putra-putri mereka.

Diusia yang ke-2 pada tahun 2020 ini, TK dan SD Islam Al-Azhar yang bernaung dibawah Yayasan Bina Potensi Insani Payakumbuh dan Mitra Kerjasama Yayasan Pesantren Islam Al-Azhar Jakarta, menggelar berbagai kegiatan di sekolah yang berada di Jalan Imam Bonjol Kelurahan Payolansek Kecamatan Payakumbuh Barat itu. Kegiatan tersebut digelar dihalaman sekolah pada Sabtu pagi 22 Februari 2020.

Beberapa kegiatan tersebut, Lomba Adzan, Lomba Tahfidz serta Lomba Mewarnai. Selain diikuti peserta dari Al-Azhar, kegiatan tersebut juga diikuti puluhan peserta dari sejumlah sekolah di Kota Payakumbuh.

Kepala SDI Al Azhar 65 Afriandi Rikardo, Lc mengatakan dalam waktu 1 tahun berdiri, SDI Al Azhar 65 sudah memiliki nilai akreditasi unggul yaitunya A. “Ini menjadi bentuk keseriusan kita dalam menghadirkan pendidikan terbaik dan berkualitas bagi anak-anak kita di Payakumbuh dan Limapuluh Kota,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala TK Islam Al Azhar 53 Payakumbuh Weli Dwi Oktavia S.Pd.I mengatakan pada tahun ini direncanakan juga penilaian akreditasi kepada TKI Al Azhar.

Ketua Yayasan Bina Potensi Insani Romi Irwanto, S.Pd.I mengatakan dalam Milad yang kedua Milad Yayasan Al Azhar di Payakumbuh, perjalanannya masih butuh proses, tahap demi tahap. Kehadiran yayasan ini di Payakumbuh menurutnya masih jauh dari kesempurnaan, meski akreditasi A sudah diraih, menjaganya tentu butuh keuletan dari pengurus yayasan.

“Apapun keterbatasan dan kekurangannya, kita memiliki tekad dan semangat untuk membenahi itu, kami juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak atas dukungan kepada eksistensi Al Azhar di Payakumbuh, mulai dari donatur kami maupun dari Pemko Payakumbuh yang terus mendukung eksitensi Sekolah Islam,” ujarnya.

Yayasan Al Azhar Kota Payakumbuh baru berdiri selama dua tahun dan jumlah siswanya juga baru ada sebanyak 60 orang, kendati demikian SDI Al Azhar 65 sudah terakreditasi A sejak 29 November 2019 lalu. Yayasan Sekolah Islam tersebut terus menunjukkan eksistensinya dengan perkembangan yang cukup signifikan.

Pembina yayasan, Novi Irwan Nahar, S.Pd, MM mengatakan Yayasan Al Azhar di Payakumbuh adalah yang paling bungsu di Indonesia, ternyata kehadiran yayasan diterima dengan baik oleh masyarakat, bukti dari hal itu adalah dengan telah diraihnya akreditasi A bagi SDI Al Azhar 65.

Novi Irwan Nahar, S.Pd. MM, Ketua DPRD Agam yang juga Pembina Yayasan Al Azhar Payakumbuh, Bukittinggi, Agam, dalam sambutannya mengatakan pihaknya akan terus berbenah untuk meningkatkan kualitas sekolah.

” Tentu diusia yang mencapai dua tahun ini, apa yang telah kita capai sangat luar biasa. Apalagi sambutan dari masyarakat sangat baik. Kedepan, kita akan terus berbenah, melengkapi sarana prasarana, peningkstan SDM. Berupaya himbingan pembina yayasan.” Ujanrya. (Edw).