Minta Ditembak, Pria Asal 50 Kota Ditemukan di Bukit Sikumpa Dalam Kondisi Depresi Berat

oleh -19.586 views

LIMAPULUH KOTA, dekadepos.com-

Untuk kesekian kalinya Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan berhasil menyelamatkan warganya dari persoalan sosial yang nyaris membuat mereka putus asa.

Kali ini, orang nomor dua di Kabupaten Limapuluh Kota yang akrap disapa Buya Feri itu, behasil menyelamatkan seorang pria bernama DS (35 tahun) warga Jorong Pakan Rabaa, Nagari Batu Payuang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota, setelah dinyatakan hilang dan akhirnya berhasil ditemukan Jumat sore (29/5/ 2020) sekitar pukul 17.00 Wib, setelah Wabup Ferizal Ridwan bersama Tim Basarnas, PMI,  Damkar dan  jajaran Polsek Luak melakukan pencarian sekitar 7 kilometer dari lokasi DS dilaporkan hilang.

Menurut Wabup Ferizal Ridwan, sebelumnya dia mendapat laporan dari pemuda Pakan Rabaa bahwa, pria DS hilang sejak sore Kamis (28/5/2020).

Sebelum dinyatakan hilang, pria tukang ojek tersebut dikabarkan telah beberapakali melakukan percobaan bunuh diri, dengan cara menyayat ke dua pergelangan tangannya dengan silet, meminum racun serangga serta mencoba gantung diri.

Diduga percobaan bunuh diri yang dilakukan pria DS, dipicu oleh pemikirannya yang kalut. Bahkan, akibat rasa takut berlebihan yang  dirasakannya, pria itu pada hari Minggu 24 Mai 2020, pernah mendatangi Mapolres Payakumbuh meminya dirinya untuk ditahan atau ditembak saja.

Namun, setelah dibujuk dan diberi pandangan dan arahan oleh anggota Polres Payakumbuh, akhirnya DS pulang ke rumahnya di Pakan Rabaa, Gadut.

Namun, depresi yang dialami pria DS sepertinya cukup berat dan sulit mengendalikan emosinya yang labil. Buktinya, besoknya, Senin (25/5/2020) pria tersebut berupaya melakukan perbuatan nekad usaha bunuh diri dengan cara menyayat nadi yang ada di dua pergelangan tanganya dengan mempergunakan pisau silet.

Namun untung, perbuatan nekad DS tersebut berhasil diketahui keluarganya dan berhasil menggagalkan aksi percobaan bunuh diri tersebut  dan kemudian pihak keluarga membawanya ke rumah sakit.

Anehnya, setelah dilakukan perawatan terhadap luka sayat yang dialaminya, dalam perjalanan pulang pria DS melari diri dan sembunyi di rumah warga sekitar Puskesmas tempat dia menjalani perawatan.

Hilangnya pria tersebut membuat keluarganya panik, dibantu warga setempat pria itu berusaha dicari. Bahkan usaha pencarian dilakukan sampai malam hari, namun DS tak berhasil ditemukan setelah lari ke dalam semak belukar arah Gunung Sago.

Namun saat warga berusaha mencari DS ke rumah tuanya, warga menemukan tetesan darah dan seutas tali gantungan dan racun serangga yang diduga dipergunakan DS untuk mengakhiri hidupnya.  

Usaha pencarian dilakukan pihak keluarga bersama warga sampai hari Kamis pukul 19.00 Wib. Karena usaha pencarian tak membuahkan hasil, akhirnya kasus hilangnya DS dilaporkan ke pada Wakil Bupati Ferizal Ridwan.

Atas bantuan Wabup Ferizal Ridwan bersama Tim Basarnas, PMI,  Damkar dan jajaran Polsek Luak dibantu pemuda setempat, Jum’at (29/5/2020) mulai pukul 13.00 Wib dilakukan usaha pencarian disekitar lokasi DS dilaporkan hilang.

Menjelang sore pukul 17.00 Wib DS berhasil ditemukan di areal Sawah Luar Bukit Sikumpar, sekitar 7 Km dari rumahnya.

“Alhamdulillah, saya bisa langsung mencegat DS dan dia ditemukan dalam kondisi ketakutan, lunglai dan sangat kumal. Karena DS kenal baik dengan saya, maka saya berhasil membujuknya untuk dibawa pulang,” ungkap Wabup Ferizal Ridwan.

Dijelaskan Wabup Ferizal Ridwan, karena usaha pencarian telah membuahkan hasil maka, pukul 17.55 tim pencarian orang hilang resmi ditutup. Atas nama pemerintah daerah dia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut beratensi untuk pencarian DS.

Untuk menenangkan kondisi kejiwaan DS, ujar Wabup Ferizal Ridwan, setelah dilakukan pemeriksaan di Puskesmas Pakan Rabaa, untuk sementara waktu DS diselamatkan di rumah dinas Wakil Bupati. (edw)