Momentun Hari Jadi ke 181, Gubernur Sumbar Sebut Limapuluh Kota Bisa Menjadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

oleh -61 views

Limapuluh Kota, Dekadepos.Com

Puncak Peringatan Hari Jadi Kabupaten Limapuluh Kota yang ke 181 yang jatuh pada tanggal 13 April 2022 ditandai dengan sidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, di Aula kantor DPRD, Kawasan Bukik Limau, Sarilamak, Kecamatan Harau pada Rabu (13/4).

Sidang yang berlangsung khidmad pada bulan suci Ramadhan 1443 H ini, dipimpin oleh Ketua DPRD Deni Asra didampingi kedua wakilnya, Wendi Chandra dan Syamsul Mikar.

Hadir kepala daerah bupati dan wakil bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt Bandaro Rajo – Rizky Kurniawan Nakasri serta Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, Forkopimda, kepala daerah tetangga, mantan kepala daerah serta sejumlah toko Masyarakat Luak Limo Puluah.serta seluruh anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota.

Pada HUT tahun 2022 ini, mengangkat tema ‘Tumbuhkan Kebersamaan Menuju Masyarakat Sehat, Ekonomi Bangkit’.

Kesempatan itu, Bupati Safaruddin dalam sambutannya menyebutkan tema ini sejalan dengan visinya sebagai pemerintah daerah Kabupaten Limapuluh Kota yakni “Mewujudkan Lima Puluh Kota yang Madani, Beradat dan Berbudaya dalam Kerangka Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi kitabullah”.

“Atas nama pemerintah kabupaten Lima Puluh Kota, kami mengucapkan selamat memperingati hari jadi kepada seluruh masyarakat. Semoga melalui momentum ini, kita dapat semakin mempererat kebersamaan menuju Limapuluh Kota Madani,” katanya.

Safaruddin menyebut, memasuki usia ke 181 ini tentunya sudah banyak kemajuan yang diraih kabupaten Lima Puluh Kota. Namun, tidak bisa dipungkiri, hingga kini pemkab masih dihadapkan pada berbagai tantangan dalam upaya peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

“Untuk itu, saya mengajak segenap elemen masyarakat dalam momentum hari jadi daerah ini untuk melakukan refleksi, muhasabah sudah sejauh mana kita berkarya dan memberikan kontribusi positif dalam upaya membangun Lima Puluh Kota,” sebutnya.

Dikatakan, memasuki usia ke 181 ini tentunya sudah banyak kemajuan yang diraih kabupaten Lima Puluh Kota. Namun, tidak bisa dipungkiri, hingga kini masih dihadapkan pada berbagai tantangan.

“Meski demikian, kita tentu tidak mau kalah para tokoh dan para pemimpin terdahulu yang telah bekerja keras bagi kemajuan daerah ini. Untuk itu, tugas kita adalah melanjutkan estafet perjuangan tersebut dengan menjawab semua tantangan,” ujarnya.

Harapan meraih masa depan yang lebih baik tersebut, tentunya butuh kerja keras dan kerjasama semua pihak. Untuk itu, ia meminta seluruh elemen masyarakat maupun stakeholder bergandeng tangan mewujudkan Lima Puluh Kota ke arah yang lebih baik lagi.

“Harus diakui, kami tidak bisa berjalan sendiri dalam membangun lima puluh kota. Seperti kata pepatah berat sama dipikul, ringan sama dijinjing,” ajaknya.

Safar menyebut selama kepemimpinannya, pihaknya berkomitmen akan terus menggenjot sejumlah program unggulan yang sudah tertuang dalam Visi-misi daerah.

Diantaranya infrasturukur, Pertanian, Peternakan, Industri, Pendidikan dan Pariwisata. Ia berharap perjalanan panjang akan dilalui ini benar-benar mendapat dukungan dari semua pihak.

“Insyaallah amanah ini akan kami jalankan dengan sebaik-baiknya. Terima kasih atas dukungan, bantuan, dan kerjasama semua pihak atas penyelenggaraan pemerintahan daerah selama ini. ” sebutnya.

Harus diakui sebut Safar, masih banyak kekurangan dan kelemahan dalam membangun Limapuluh Kota, dengan demikian saran, dan kritik yang membangun sangat diperlukan demi penyelenggaraan pemerintahan yang lebih baik ke depan

“Peringatan hari jadi daerah ini menjadi momentum berbenah diri. Dengan dukungan semua pihak insyaalah Limapuluh Kota, akan menjadi lebih baik lagi,” katanya.

Senada, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi dalam sambutannya mengajak pada momentum peringatan Hari Jadi ini, menjadi penyemangat bagi pemerintah Kabupaten Lima Puluh kota dan masyarakatnya untuk bersama-sama mewujudkan visi misi bupati.

Mahyeldi menyebut Limapuluh Kota akan menjadi Pusat pertumbuhan baru di Sumatera Barat. Pasalnya, daerah yang berbatasan langsung dengan propinsi Riau itu memiliki banyak potensi Sumber Daya Alam (SDA).

“Kabupaten Lima Puluh Kota memiliki banyak potensi sumber daya alam yaitu potensi di sektor pertanian, perkebunan, kehutanan dan lainnya. Ditambah lagi, berada di lokasi strategis dilalui oleh jalur yang menghubungkan provinsi Sumatera Barat dan provinsi Riau,” ujarnya

Dengan demikian, Kabupaten Limapuluh Kota diharapkan bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sumatera Barat, dan sebagai stimulan dalam pertumbuhan ekonomi.

“Artinya Kabupaten Limapuluh Kota mempunyai potensi ekonomi yang sangat besar untuk ditumbuh kembangkan,” katanya.

Kesempatan itu, Gubernur juga mengapresiasi program-program yang dijalankan oleh para pemangku amanah Kabupaten Lima Puluh Kota yang sejauh ini telah mampu memberi dampak yang signifikan bagi peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

“Ini menjadi bukti bahwa arah kebijakan pembangunan telah berada pada jalur yang tepat. Apalagi capaian pembangunan di kabupaten Lima Puluh kota diikuti pula dengan keberhasilan meraih berbagai penghargaan,” ungkapnya.

Menurutnya, prestasi- prestasi yang ditorehkan, tentu saja hal tersebut tidak terlepas dari dukungan masyarakat dan proses penyelenggaraan pemerintah yang harmonis dan kordinatif antara pemerintah, DPRD, Forkopimda dan instansi vertikal yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota.

“Untuk itu, kami atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Provinsi Sumatera Barat, sangat mengapresiasi atas keberhasilan dan penghargaan- penghargaan yang telah dicapai dan diraih,” sebutnya.

Dikatakan Gubernur, pemerintah daerah Kabupaten Limapuluh Kota harus mampu lagi mewujudkan pembangunan yang lebih baik dan menginventarisir semua tugas-tugas yang masih tersisa dan masih belum dapat dirampungkan yang harus menjadi perhatian kita bersama.

 

Ia juga mengajak, penyelenggara pemerintahan daerah Kabupaten Limapuluh Kota bertindak secara cepat, tepat, dan inovatif dalam menghadapi semua tantangan yang ada, demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat lima puluh kota yang kita cintai, apalagi dalam kondisi pandemi Covid 19.

Jangan jadikan pandemi Covid 19 menjadi penghambat pembangunan daerah. namun demikian, jadikanlah kondisi pandemi tersebut menjadi tantangan bagi penyelenggara pemerintahan daerah untuk terus memacu dan menggali potensi-potensi pembangunan di Kabupaten Limapuluh Kota.

Menurutnya, hari ini ekonomi boleh mengalami kontraksi, tapi tekad kita jelas Sumatera Barat akan kembali bangkit. Sudah saatnya, merenda asa, merajut mimpi yang tertunda sesaat karena pandemi covid-19.

“Kita harus menjawab semua itu dengan inovasi dan karya nyata. kita tidak boleh berhenti berkreasi, berinovasi, dan berprestasi, walaupun di tengah pandemi yang masih melanda,” ajak Mahyeldi.

“Saya yakin dan percaya, saudara Safaruddin Dt. Bandaro Rajo dan saudara Rizki Kurniawan Nakasri dalam memimpin dan menyelenggarakan pemerintahan daerah bersama -sama DPRD Limapuluh Kota, forkopimda dan instansi vertikal serta dukungan segenap lapisan masyarakat akan mampu menjawab seluruh tantangan ini,” pungkasnya.

Sementara, Direktori Dosen Universitas Andalas, Prof Dr Ir Hermansyah yang juga tokoh masyarakat Sumbar menyebut pada momen HUT ke 181 ini Limapuluh Kota semakin hari semakin berkembang setiap tahunnya.

Buktinya, nagari-nagari di Kabupaten Limapuluh Kota saat ini berada pada klaster berkembang dan maju. “Alhamdulillah di Limapuluh Kota, nagari-nagari kita berada pada klaster berkembang dan maju. tidak ada lagi masuk ke nagari yang sangat tertinggal,” katanya saat memberikan sambutan pada Sidang Paripurna tersebut.

Menurutnya, dari 79 nagari 53 diantaranya merupakan nagari maju, 19 nagari berkembang dan 5 nagari mandiri. Hal ini, dapat menjadi pedoman/starting point untuk memberdayakan nagari yang berkembang ini menjadi maju dan mandiri.

“Di Sumbar sudah 76 nagari yang masuk kategori maju dari 928 nagari dan hanya 3 nagari lagi yang masuk kategori sangat tertinggal. dan ini tidak di 50 kota,” katanya.

Dijelaskannya, posisi Limapuluh Kota dari indek desa membangun di Sumatra Barat sudah sangat mengembirakan, Posisi ke 5 di tahun 2020 dan tahun 2021 dengan idm 0.7246.

“Posisi ini perlu kita tingkatkan dan kita tentu tidak boleh puas dengan posisi tersebut tapi
perlu kita syukuri. Kita yakin Bupati Limapuluh Kota dari 5 skala prioritas pembangunannya, adalah memajukan masyarakatnya dan nagari,” katanya.

Untuk itu, atas nama masyarakat pihaknya mengucapkan terima kasih atas upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah bersama DPRD Limapuluh Kota.

“Selamat memperingati hari jadi kepada kita semua. Semoga melalui momentum ini, kita dapat mewujudkan kebersamaan menuju, masyarakat sehat, ekonomi bangkit. Dan tetap dalam kerangka adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah,” pungkasnya. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.