Motif Penemuan Mayat Bayi Dalam Mobil Terungkap, Rekayasa Bapak Hasil Hubungan Gelap

Pekanbaru,dekadepos.com

Adanya penemuan mayat bayi dalam tas misterius yang ditemukan dalam mobil yang terpakir ketika pemiliknya sedang ke toilet SPBU ternyata rekayasa cerita bapak kandung bayi tersebut.

Bacaan Lainnya

Motif ini terungkap ketika Nofril Yatmi alias Yayat (22) melaporkan kejadian ini ke polresta Pekanbaru. Akibat ulahnya pelaku harus merasakan dinginnya sel tahanan karena ulahnya sendiri.

Seperti diberitakan sebelumnya, Nofril mengarang cerita menemukan tas berisi bayi di dalam mobilnya, saat ditinggal ke toilet di SPBU Minas, Kabupaten Siak, untuk buang air kecil.

Nofril menyebutkan, ia kaget melihat sebuah tas berwarna hitam dan tidak mengetahui pemiliknya, Kamis (15/11/2018) sore. Dia mengaku sempat bertanya pada warga di sekitar SPBU Minas tentang pemilik tas tersebut hingga membawa tas berisi bayi yang sudah tak bernyawa ke Pekanbaru.

Setelah adanya laporan tersebut, penyelidikan diserahkan ke Polsek Minas berdasarkan lokasi penemuan bayi seperti cerita Nofril. Dari penyelidikan yang dilakukan, polisi menemukan keganjilan dalam cerita Nofril. Setelah diinterogasi, diketahui kalau bayi berjenis kelamin laki-laki itu adalah darah daging Nofril sendiri.

“Dari penyelidikan, kita temukan fakta bahwa dialah ayah dari anak tersebut. Anak itu merupakan hasil hubungan gelapnya dengan pacarnya yang tinggal di Pekanbaru,” ujar Kasat Reskrim Polres Siak, AKP Hidayat Perdana, Sabtu (17/11) pagi.

Bayi itu buah cinta terlarang Nofril dengan pacarnya berinial AF alias Tiya (26). Ketika bayi tak berdosa itu lahir, hidupnya diakhiri dengan paksa karena Tiya takut perbuatannya diketahui orang tuanya.

Bayi itu dilahirkan di kamar mandi rumah Tiya di rumah
Kelurahan Muara Fajar Timur, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Kamis (15/11) sekitar pukul 06.00 WIB. Mendengar tangis bayi, perempuan itu panik hingga menutup wajah anaknya dengan kain.

Bayi itu akhirnya meninggal dunia. Ketakutan, Tiya memasukkan bayi malang itu ke tas dan menghubungi Nofril yang berada di Minas. “Dia meminta pacarnya datang ke Pekanbaru menjemput bayi tersebut,” kata Hidayat.

Dengan menggunakan mobil rental, Nofril datang ke Pekanbaru dan membawa tas berisi bayi itu ke Minas. Sesampai di Minas, dia justru tidak mengetahui apa yang akan dilakukannya kepada bayi itu sampai akhirnya merekayasa cerita tentang penemuan bayi.

“Kedua tersangka mengaku kalau bayi itu adalah anaknya. Untuk penanganan kasusnya, akan kita limpahkan ke Polsek Rumbai karena lokasi kejadian berada di sana,” pungkasnya.

Source: cakaplah.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *