Nagari Mandeh, Siap Sambut Pengembangan Destinasi Pariwisata

oleh -92 views

Pesisir Selatan, dekadepos.com

Putra asli Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Dekky Brilyardi selaku Direktur PT. Benua Sehjatera Abadi ( ASB), dengan dukungan komponen masyarakat di kampung Taratak, Nagari Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan siap tanamkan investasi ke Kawasan Mandeh. 

“Ya, kemarin Jumat (7/6) kita sudah temui Ninik Mamak, pemangku adat, ulama, Bundo Kandung dan pemuda, untuk mensosilisasikan rencana kami, di Kantor Walinagari Mandeh ” ujarnya.

Dikatakan Dekky, sebagai putra asli Painan, Kabupaten Pesisir Selatan ada beban moral untuk mendukung pengembangan destinasi pariwisata di Kabupaten Pesisir Selatan, yang kini gencar dilakukan oleh Pemkab Pesisir Selatan.

Dengan dukungan dari masyarakat setempat, investasi pembangunan sarana prasarana dan infrastruktur di kawasan wisata mandeh, hal itu tentu saja mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan terbukanya lapangan pekerjaan.

Muda – mudahan segala persyaratan, izin dan ganti rugi bisa berjalan lancar. Agar, apa menjadi tujuan bersama pengembangan pariwisata ini segera bisa terwujud. Dan, sekali lagi bisa membantu ekonomi masyarakat.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Kebudayaan, Kabupaten Pesisir Selatan Hadi Susilo ketika dikonfirmasi sangat mendukung, adanya putra asli Painan, Pesisir Selatan ingin menanamkan investasi sektor destinasi pariwisata di Kawasan Mandeh.

“Pengembangan pariwisata ini harus bersama – sama, baik itu Pemerintah Daerah, Investor dan masyarakat,” ujar Hadi Susilo.

Sedangkan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Satu Pintu, Kabupaten Pesisir Selatan Drs. Suardi.S.M.SI menuturkan, persiapan pengembangan destinasi wisata di Kawasan Mandeh tentu saja harus juga didukung kesiapan masyarakat itu sendiri.

Pemkab Pesisir Selatan, melalui Bupati Pesisir Selatan H.Hendrajoni akan memberikan kemudahan bagi pihak investor yang ingin menginvestasikan di Kabupaten Pesisir Selatan. Segala bentuk perizinan Pemkab Pesisir Selatan digratiskan, kecuali IMB.

Maka bagi investor ingin mengembangkan investasi Suardi berpesan agar bisa menyesuaikan nilai kearifan lokal daerah tersebut. Selain itu, sarana dan prasarana infrastruktur harus diperhatikan. 

“Onfrastruktur di  Nagari Mandeh dan Nagari Setara Nanggalo, ini jika dibuka cukup membantu akses pertanian dan perkebunan masyarakat di wilayah itu,” kata Kadis Perizinan.

Lebih jauh, Dinas Perizinan Kabupaten Pesisir Selatan akan siap memberikan masukan, arahan dan pendampingan bagi pihak investor yang memerlukan pendampingan.

Pemuka masyarakat Agustar Dt.Manti Kayo ( Suku Jambak) mengaku siap mendukung rencana pengembangan pariwisata yang ada di wilayahnya itu. Selama tidak mengurangi kesempatan masyarakat dan komponen yang ada dalam berkegiatan ekonomi di lokasi tersebut.

” Kami sangat mendukung anak nagari Pesisir Selatan, Sumatera Barat, yang ingin memajukan pariwisata di wilayahnya, karena hal tersebut positif untuk membuka ekonomi masyarakat dan lapangan kerja,” ujarnya. (Irfan)