Nagari Pangkalan Benahi Sungai dan Bangun Jalan Evakuasi

oleh -751 views

LIMAPULUH KOTA, dekadepos.com-

Pemerintahan Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Kotobaru, Kabupaten Limapuluh Kota, dibawah pimpinan Rifdal Laksamano terus mencari terobosan untuk membangun nagari dan masyarakatnya.

Salah satunya adalah melakukan bekerjasama dengan Universitas Negeri Padang (UNP) untuk membangun normalisasi sungai dan pembukaan jalan evakuasi banjir yang setiap tahun nyaris mengintai kawasan Nagari Pangkalan.

Walinagari Pangkalan Rifdal Laksamano saat diwawancarai di ruang kerjanya baru-baru ini mengatakan bahwa, pihaknya tidak akan pernah berhenti mencari terobosan untuk membangun nagari dan masyarakatnya.

“Selaku Walinagari, prioritas utama program pemerintahan nagari selain membangun kawasan pasar Pangkalan, juga konsen membangun ekonomi masyarakat melalui pembinaan usaha tani dan pembangunan lingkungan masyarakat,” sebut Rifdal Laksamano.

Untuk mendukung program pembangunan tersebut, ulas Rifdal Laksamano, pihaknya bersama Sekretaris Nagari, Hari Mandala dan perangkat Nagari Pangkalan, Bamus, Kepala Jorong Lakuak Gadang, Dasri Hamid, Kepala Jorong Lubuk Nago, Jumriwal serta ninik mamak Dasriwan Dt. Bandaro serta tokoh masyarakat, Enji, bersama tim dari UNP, Sabtu (11/8) turun melakukan survei lokasi untuk kegiatan normalisasi sungai dan pembukaan jalan evakuasi banjir.

Kegiatan pengabdian masyarakat bersama UNP itu, ulas Rifdal Laksamano,  didasari oleh bencana banjir yang pernah terjadi pada tanggal 3 Maret 2017 lalu.

“Banjir bandang yang nyaris meluluhlantakan Nagari Pangkalan dan telah merusak sejumlah fasiltas umum serta sempat beberapa hari melumpuhkan jalan Negara Sumbar-Riau, karena jalan terendam luapan banjir, menjadi pengalaman berharga bagi masyarakat Nagari Pangkalan untuk segera mengatasi bencana itu,” ungkap Rifdal Laksamano.

Dikatakan Rifdal Laksamano, untuk menanggulangi agar bencana banjir itu tidak terjadi lagi di Nagari Pangkalan, masyarakat bersama Universitas Negeri Padang melakukan kegiatan program pembangunan normaliasi sungai dan membangun jalan evakuasi banjir didukung oleh Universitas Negeri Padang. (edw)