Nagari Simpang Kapuak Gelar Pemilihan Bamus

oleh

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Berbeda dengan hari-hari biasa, Rabu (7/4) pagi, puluhan warga Jorong Lobuah Tunggang Nagari Simpang Kapuak berbondong-bondong menuju bangunan Taman Kanak-kanak (TK) yang terletak di samping Masjid Masjid Muslimin, Simpang Goduang.

Sepanjang perjalanan mereka dengan penuh semangat bercerita terkait calon-calon yang akan mereka pilih sebagai wakilnya untuk duduk di legislatif tingkat nagari atau Badan Musyawarah (Bamus).

Setiba di bangunan TK tersebut, warga langsung menyerahkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) kepada panitia pemilihan yang langsung melakukan pendataan dan kemudian memberikan surat suara kepada warga untuk selanjutnya melakukan pencloblosan di dalam bilik suara.

Selama proses pemilihan, beberapa calon anggota Bamus juga terlihat memantau ke TPS. Berbeda dengan pemilihan pada umumnya, para calon yang bersaing memperebutkan suara warga terlihat akrab dan saling bercanda di luar Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Ketua Panitia Pemilihan Bamus Nagari Simpang Kapuak, Novendri menyebut, pemilihan secara langsung ini adalah yang pertama dilakukan. Nantinya akan dipilih lima anggota Bamus, empat diantaranya merupakan perwakilan wilayah dan satu dari keterwakilan perempuan.

Untuk perwakilan wilayah dibagi ke dalam empat Daerah Pemilihan (Dapil), yaitu Dapil 1 untuk wilayah pemilihan Jorong Nan Duo dan Simpang Abu terdapat empat calon yang bersaing. Dapil 2 untuk wilayah Jorong Sopan dan Simpang Goduang dengan tiga calon.

Selanjutnya Dapil 3 untuk wilayah Jorong Lobuah Tunggang dan Jorong Balai Tampuak Pinang dengan lima calon. Terakhir Dapil 4 untuk wilayah Jorong Koto Tinggi dan Jorong Kubang Balambak dengan empat calon. Sementara untuk keterwakilan perempuan ada lima srikandi yang akan memperebutkan suara perempuan di kenagarian.

“Untuk pemilihan dilakukan selama empat hari, Senin (5/4) untuk Dapil 1, kemudian Selasa (6/4) untuk Dapil 2, dan hari ini Rabu (7/4) untuk Dapil 3. Sementara Kamis (8/4) besok untuk Dapil 4,” kata Novendri didampingi Anggota Panitia Pemilihan, Arifman.

Untuk warga yang dapat menggunakan hak pilih adalah warga yang berdomisili di daerah pemilihan dengan dibuktikan KTP. Berdasarkan data panitia, tercatat sebanyak 3.268 warga yang mempunyai hak pilih.

“Sebelumnya kami sudah menyebar undangan kepada warga yang memiliki hak pilih. Untuk yang tidak mendapat undangan tetap bisa menyalurkan hak suaranya dengan datang langsung ke TPS dan membawa KTP atau KK,” kata dia.

Terkait pelaksanaan pemilihan anggota Bamus yang dilakukan secara langsung, dia menilai bahwa antusiasme masyarakat cukup tinggi. Meski tidak semua calon yang berkampanye ataupun membuat alat peraga kampanye, semarak pemiliha Bamus ini cukup terasa.

Dari dua Dapil yang sudah dilaksanakan pemilihan, antuasisme warga cukup tinggi. Hal itu terbukti dengan partisipasi yang di atas 50 persen.

“Ini adalah hal baru bagi masyarakat tapi antusiasmenya tinggi. Karena mereka dapat langsung memilih wakilnya untuk duduk sebagai anggota Bamus,” jelas Noven. (Rel/Edw).