Nasib RR, Baru Sebentar Keluar Eh Masuk Lagi

oleh -1.764 views

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Berkah Asimilasi yang diberikan kepadanya, rupanya tak dimanfaatkan dengan baik. Bukannya berbuat kebaikan dan banyak berada dirumah selama masa New Normal untuk mencegah penyebaran Virus Corona atau Covid-19, seorang remaja berinisial RR (24) panggilan Randy warga Jalan H. Rasul Kelurahan Kapalo Koto Dibalai Kecamatan Payakumbuh Utara kembali harus mendekam dibalik jeruji besi karena ulahnya sendiri.

Pria yang pernah masuk Bui karena kasus pencurian di wilayah hukum Polres Payakumbuh beberapa tahun lalu itu, juga pernah “merepotkan” Lapas Kelas II B Payakumbuh karena nekad melarikan diri saat menjalani hukuman pasca di Vonis 10 tahun penjara, setelah berhasil ditangkap, RR dipindahkan ke Lapas Biaro, di Lapas tersebut ia kembali berulah, sehingga akhirnya dikirim ke Lapas Sijunjung.

Di Kabupaten Sijunjung yang berada di Jalan Lintas Sumatera itu, RR yang juga mengaku sebagai pemakai Narkoba itu mendapatkan Asimilasi, sehingga ia bisa pulang lebih cepat kerumah tanpa menunggu masa hukuman habis. Namun sayang, ia tidak memanfaatkan nikmat yang diberikan. Ia justru “Naik kelas” dari pencuri dirumah-rumah warga menjadi pengedar dan pemakai Narkoba. Akibatnya tentu bisa ditebak, sepandai-pandai tupai meloncat, sesekali pasti akan terjatuh. Begitulah perumpaan bagi RR. Sepandai-pandainya ia menjalankan bisnis haram Narkoba, akhirnya ia berhasil dibekuk Polisi.

Tersangka RR dibekuk Tim Opsnal Satresnarkoba Polres 50 Kota Di pinggir jalan di Jorong Guguak Kenagarian Guguak VIII Koto Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota pada Selasa sekitar pukul 22.00 Wib. Tak tangung-tanggun, dari tangan tersangka juga berhasil diamankan sejumlah paket Narkoba jenis sabu-sabu, timbangan digital serta handphone. Penggeledahan terhadap tersangka juga disaksikan perangkat Nagari dan warga sekitar.

“ Iya, kita berhasil menangkap seorang tersangka pengedar dan pemakai Narkoba jenis Sabu-sabu yang kerap mengedarkan barang haram tersebut di kawasan Guguak. Selain tersangka, kita juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti narkoba, timbangan, handphone dan sepeda motor.” Sebut Kapolres Limapuluh Kota, AKBP. Sri Wibowo melalui Kasatresnarkoba, IPTU. Hendri Has didampingi Kanit 1, Bripka. Marshanda Helvi, Kanit 2, AIPDA. Doni Arwando, Rabu siang 24 Juni 2020 di Mapolres Limapuluh Kota Kawasan Ketinggian Kecamatan Harau.

IPTU. Hendri Has yang terkenal “garang” terhadap pengedar dan Bandar Narkoba itu juga menyebutkan, tersangka RR selama bebas dari Lapas diketahui kerap mengedarkan barang haram itu (Narkoba.red), sehingga Polisi melakukan penyelidikan terhadap gerak-geriknya.

“ Kita kerap mendapatkan informasi terkait maraknya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Kawasan Guguak, sehingga kita lakukan penyelidikan dan akhirnya menangkap tersangka RR.” Ucapnya.

Sementara tersangka RR saat menjalani pemeriksaan lanjutan pada Rabu 24 Juni 2020 di Mapolres Limapuluh Kota menyebutkan barang haram itu ia dapatkan dengan cara dijemput langsung ke Kota Padang setelah berkomunikasi dengan salah seorang Napi.

“ Saya dapatkan sabu-sabu tersebut dari Kota Padang dengan cara saya jemput. Saya jemput barang haram itu setelah berkomunikasi dengan salah seorang Napi.” Ucap RR kepada penyidik.

Hingga kini tersangka RR dan barang bukti (BB) 1 (satu) Paket sedang narkotika golongan I Bukan Tanaman Jenis Shabu yang dibungkus dengan plastik klip bening yang dibalut dengan tisu dan dimasukkan kedalam kotak rokok, 1 (satu) Paket sedang narkotika golongan I Bukan Tanaman jenis Shabu yang dibungkus dengan plastik klip bening yang di balut dengan tisu dan di masukkan kedalam kotak rokok warna merah, 1 (satu) pack plastik klip bening, 12 (dua belas) paket kecil narkotika golongan I bukan tanaman jenis Shabu, 1 (satu) unit timbangan digital warna silver hitam, 1 (satu) unit handphone, 1 (satu) unit handphone merk Oppo warna gold putih serta 1 (satu) unit sepeda motor Honda telah diamankan di Mapolres Limapuluh Kota. (Edw).