Ndeh…. Pasutri Residivis Narkoba diciduk lagi di Payakumbuh

oleh -92 views

Payakumbuh, Dekadepos.com

Hanya berselang beberapa jam usai menangkap seorang oknum Anggota Gakkumdu Polhut Riau bersama sang paman yang tersandung kasus Narkoba di wilayah hukum Polres Payakumbuh Kamis Dinihari 13 September 2018 sekitar pukul 01.15 Wib

Baca : Tembakan Pistol Satresnarkoba Hentikan Pelarian Oknum Anggota Gakkum

 

Tim Satresnarkoba Polres Payakumbuh dan BNNK kembali membekuk tiga orang tersangka pengedar dan pemakai Narkoba jenis sabu-sabu, bahkan dua dari tiga tersangka yang dibekuk itu merupakan Pasangn Suami-istri Residivis kasus Narkoba. Ketiga tersangka yang baru ditangkap tersebut merupakan pengembangan dari dua tersangka yang sebelumnya telah diciduk.

Ketiga tersangka yang dibekuk itu AF (33) warga simpang BR Jorong Piladang Nagari Batu Hampa Kecamatn Akabiluru Kabupaten 50 kota, tersangka AF merupakan penghuni rumah tempat 2 tersangka sebelumnya tidur. Selain AF, Polisi juga meringkus tersangka yang Tengah tertidur lelap. Pasangan Suami istri (Pasutri) pengedar dan pemakai Narkoba jenis sabu-sabu itu E (35) dan sang suami F (34) dibekuk Kamis pagi 13 September 2018 sekitar pukul 06.00 Wib.

Dari penangkapan tersebut berhasil diamankan sejumlah barang bukti, diantarannya narkoba sisa jenis sabu-sabu serta sejumlah alat hisap. Pasangan suami istri itu dibekuk di Kelurahan Parit Rantang Kecamatan Payakumbuh Barat, sementara tersangka AF dibekuk di Kawasan Piladang.

“ Iya, kita kembali membekuk tiga tersangka lainnya, dimana dua orang tersangka merupakan Residivis Narkoba. Dari penangkapan tersebut berhasil diamankan Narkoba sisa pakai dan sejumlah alat hisap.” Sebut sebut Kapolres Payakumbuh, AKBP Endrasetiawan Setyowibowo melalui Kasat Resnarkoba Polres Payakumbuh, Iptu. Zulhendri didampingi Kasubag Humas Polres Payakumbuh, Iptu. Hendri Has dan Paur Humas, Aiptu. Hendri Ahadi, Kamis sore 13 September 2018

Iptu. Zulhendri juga menambahkan, keterkaitan tersangka AF dengan dua tersangka yang seblumnya ditangkap adalah, mereka bertiga sama-sama menjemput Narkoba ke Propinsi Riau untuk diedarkan di Sumatera Barat. Sementara pasangan suami istri E dan F merupakan pemakai, pembeli dan pengedar Narkoba yang dibeli dari tersangka S melalui perantara tersangka AF.

“ Iya, saya sudah menyetor uang untuk membeli Narkoba. Dan itu memang bukti setoran/tranferan pembeli Narkoba. Tapi Narkobanya belum saya terima.” Ujar tersangka E.

Ucapan tersangka E langsung dibantah oleh tersangka S, menurutnya Narkoba tersebut telah diberikan kepada tersangka E dengan cara meletakkan dalam bungkusan permen di suatu tempat tertentu di kawasan Piladang.

“ Narkobanya sudah saya berikan, tersangka AF yang meletakkan disuatu tempat tertentu untuk diambil oleh E.” Ujar S.

Meski hal tersebut juga dibenarkan oleh tersangka AF yang melihat saat E dan F mengambil narkoba yang dibeli itu, tersangka E tetap membantah telah mengambil narkoba tersebut.

Sebelum dibekuk oleh Tim Opsnal Satresnarkoba, pasutri tersebut mengaku malam sebelum ditangkap masih mengkonsumsi sabu-sabu. Penangkapan pasutri tersebut menarik perhatian puluhan warga Kelurahan Parit Rantang.

Untuk penyelidikan lebih lanjut para tersangka masih diamankan di Mapolres Payakumbuh. (Edw)

Baca Juga: Gila, Ibu Suruh Anak Jemput Narkoba

No More Posts Available.

No more pages to load.