Nyabu, Seorang Oknum PNS Pemko Payakumbuh Ditangkap

oleh -11.037 views
Tiga pengedar dan pemakai narkoba jenis sabu-sabu ditangkap. 1 orang tersangka oknum PNS di Pemko Payakumbuh.

PAYAKUMBUH, dekadepos.com-

Tim Opsnal Satnarkoba Polres Payakumbuh dibawah pimpinan Kasat Resnarkoba, Iptu. Zulhendri, kembali berhasil menangkap tiga tersangka pengedar dan pemakai narkoba.

Mirisnya, seorang dari 3 tersangka yang berhasil ditangkap terkait kasus pemakaian barang haram yang dapat merusak kesehatan, moral dan mental itu seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS atau ASN) di Dinas Kesehatan Pemko Payakumbuh.

Kapolres Payakumbuh, AKBP. Endrasetiawan Setyowibowo melalui Kasat Resnarkoba, Iptu Zulhendri didampingi Kasubag Humas Polres Payakumbuh, Iptu Hendri Has mengungkapkan bahwa, penangkapan terhadap  ketiga tersangka berawal dari laporan masyarakat.

“Atas laporan masyarakat tersebut, Jumat 8 Februari 2019 sekira pukul 20.30 Wib, tim opsnal Satnarkoba Polres Payakumbuh melakukan penangkapan terhadap 3 orang tersangka penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu. Ketiga tersangka ditanglap didua berbeda atau Tempat Kejadian Perkara (TKP),” ungkap Iptu. Zulhendri.

Dijelaskan Iptu. Zulhendri, pengungkapan kasus narkoba tersebut berawal adanya informasi dari masyarakat bahwa tersangka GR (33 tahun), oknum PNS di Dinas Kesehatan Pemko Payakumbuh, warga Kelurahan Balai Panjang, Kecamatan Payakumbuhn Selatan, Kota Payakumbuh, dilaporkan baru saja membeli narkoba jenis sabu-sabu pada salah seorang bandar narkoba.

Atas informasi tersebut tim opsnal Satnarkoba Polres Payakumbuh langsung melakukan penyelidikan. Ketika tersangka pulang ke rumahnya mengendarai sepeda motor, anggota opsnas Satnarkoba langsung menangkap tersangka GR di depan teras rumahnya. Saat anggota opsnal Satnarkoba melakukan penangkapan, tersangka GR  sempat membuang barang bukti 1 paket narkotika jenis sabu-sabu didekat  sepeda motornya, namun BB tersebut berhasil ditemukan dan dilakukan penyitaan dan pengembangan.

“Barang Bukti (BB) yang disita dari tangan tersangka GR, adalah 1 paket kecil narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 0.14 gram, 2 buah bong lengkap dengan peralatannya dan 1 unit Handpone merk Iphone warna hitam,” beber Iptu. Zulhendri.

Dijelaskan Iptu. Zulhendri, setelah dilakukan penyidikan dan pengembangan, kepada penyidik Satresnakoba Polres Payakumbuh tersangka GR mengakui bahwa, mendapatkan narkoba jenis-sabu-sabu tersebut dari seorang pengedar narkoba bernama RPP (45 tahun).

Dengan membawa tersangka GR, anggota opsnal Satresnarkoba  langsung menuju rumah tersangka RPP di Kelurahan Parit Rantang, Kecamatan Payakumbuh Barat. Saat tiba di rumah tersangka RPP disaksikan ketua RT dan ketua LPM, dilakukan penangkapan dan penggeledahan di badan dan rumah tersangka RPP. Dari pengeledahan tersebut ditemukan barang bukti sebanyak 6 paket sabu-sabu di dalam kantong celana tersangka RPP dan 1 paket ditemukan tersimpan di dalam handpone merk Samsung warna putih hitam milik  tersangka.

Bersama tersangka RPP, tim opsnal Satnarkoba Polres Payakumbuh juga berhasil membekuk tersangka RA (21 tahun) keduanya warga Kelurahan Parit Rantang, Kecamatan Payakumbuh Barat.

“ Dari tangan kedua tersangka RPP dan RA, berhasil disita barang bukti (BB) 7 paket narkotika jenis sabu-sabu dengan berat keseluruhan 1.54 gram, 2 buah timbangan digital merk HWH warna hitam, uang tunai Rp 2.800.000, 1 pak plastik warna bening pembungkus sabu-sabu dan handpone merk Nokia merk putih hitam,” ujar Iptu. Zulhendri.

Dijelaskan Iptu. Zulhendri, untuk pengembangan dan pengusutan lebih lanjut, ketiga tersangka dibawa dan diamankan di Mapolres Polres Payakumbuh. (edw)