Parkir Sembarangan, Puluhan Kendaraan Digembok Tim SK4

Bukittinggi.Dekadepos.com.

Puluhan Mobil dan belasan Sepeda motor yang parkir disembarangan tempat terjaring Razia Tim SK4 di dua lokasi dalam kota wisata Bukittinggi, pada Minggu (6/1) kemaren. Puluhan mobil yang digembok Tim SK 4 merupakan korban dari petugas parkir liar.

Bacaan Lainnya

Dari pantauan Dekadepos, pada Minggu (6/1) sore, sederetan mobil yang parkir di Jalan Lenggogeni (Belakang BNI-Red) di gembok oleh Tim SK 4, sebab mobil itu parkir ditempat yang dilarang. Penggembokan mobil mobil itu cukup mendapat perhatian dari pengunjung Taman Tugu Pahlawan Tak dikenal, yang lokasinya cukup berdekatan.

Disaat petugas Tim gabungan SK4 melukan penggembokan,tiba tiba muncul seseorang yang diperkirakan Tukang parkir illegal yang menghalang halangi petugas SK4 melakukan penggembokan, sembari berkata kata tidak karuan. Namun petugas SK4 terus melaksanakan tugasnya menggembok mobil yang ada sepanjang jalan Lenggogeni tersebut.

Tak lama berselang datanglah salah seorang pemilik mobil yang terkena gembok, yang juga pengunjung Kota Bukittinggi dari Kota Solok. Pada saat itu kebetulan ada Kabid Ketentraman dan Ketertiban Pol PP Kota Bukittinggi, Sanji. dan pemilik mobil itu bertanya kepada sanji, perihal penggembokan mobilnya oleh Tim SK4.

Secara bijak,Sanji menjelaskan, kepada pengunjung kota Bukittinggi itu, kalau di Bukittinggi sudah ada titik titik parker resmi. Dengan adanya titik parkkr resmi itu, maka Petugas Satpol PP ataupun SK4 secara rutin menertibkan titik titik parkir liar yang dikelola oleh petugas parkir liar, kata Sanji.

Termasuk salah satunya Bapak dari Solok, telah menjadi korban petugas parkir liar. Untuk itu,sebaiknya laporkan ke SK4 atau pihak Kepolisian, kalau Bapak telah menjadi korban petugas Parkir liar di jalan Lenggodeni Bukittinggi, saran Sanji.

Apa yang menjadi saran Kabid Ketentraman dan Ketertiban Pol PP itu, dipatuhi pemilik mobil yang kena gembok. Dengan bergegas korban penggembokan itu langsung membuat laporan tertulis di kantor Satpol PP, kalau dia telah menjadi korban petugas parkir liar yang mengarahkan Parkir di lokasi Dilarang Parkir dengan tarif Rp.5.000,-.

Kabid Ketentraman dan Ketertiban Satpol PP Bukittinggi, Sanji kepada Dekadepos menyebutkan Razia ataupun penertiban yang dilakukan Tim SK4 sudah merupakan tugas rutin dalam rangka memberantas parkir parkir liar yang ada di kota Bukittinggi.

Razia atau penertiban yang dilakukan pada hari Libur,Minggu (6/1) ini, seti daknya Tim SK4 telah menggembok 20 mobil dan mengamankan belasan sepeda motor di dua lokasi yang berbeda yaitu di Aua Kuning dan di Jalan Lenggogeni, ungkap Sanji menambahkan semuanya diproses secara aturan yang berlaku.

Terpisah,Walikota Bukittinggi H.Ramlan Nurmatias ketika dikomfirmasi Dekadepos sangat mengapresiasi adanya pengunjung kota Bukittinggi yangmau melapor kepada SK4 ataupun pihak Kepolisian,kalau dirinya menjadi korban Petu gas parkir liar.Dengan sikap pengunjung itu,berarti telah membantu Pemerintah Kota Bukittinggi dalam menertibkankan petugas Parkir Liar.kata Ramlan Nurmatias .

Sebab kita di Bukittinggi tidak menginginkan adanya Pengunjung kota Bukit tinggi yang ingin menikmati wisata Bukittinggi menjadi korban para petugas parkir liar.Apalagi dengan kehadiran petugas parkir liar itu yang kena dampaknya justru Pemerintah Kota Bukittinggi.

Untuk itu kita juga mendukung penertiban yang dilakukan Petugas SK4 asal kan melakukan penggembokan sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku,tambah walikota Ramlan Nurmatias.( Edis)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *