Pasca Penangkapan Terduga Teroris Di Payakumbuh, Ini Kata Kakan Kesbangpol

oleh -1.842 views
Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kakan Kesbangpol) Kota Payakumbuh, Budi Permana (Tengah).

Payakumbuh, Dekadepos.com

Tiga kali dilakukannya penangkapan terduga teroris di Kota Payakumbuh oleh Densus 88 Mabes Polri, ditanggapi serius oleh Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kakan Kesbangpol) Kota Payakumbuh, Budi Permana. Ia menghimbau seluruh komponen di Payakumbuh untuk menyeleksi tamu yang datang maupun yang tinggal di daerah itu, sehingga kejanggalan-kejanggalan dari pendatang dapat diantisipasi.

Selain itu, ia juga menghimbau untuk terus diaktifkannya roda malam, sehingga berbagai ancaman gangguan dapat diantisipasi sedari dini. Masyarakat juga dihimbau untuk melaporkan kepada pihak-pihak terkait jika melihat kejanggalan-kejanggalan yang muncul dari tamu yang datang maupun tinggal di Payakumbuh. Selain itu, pemahaman atau sosialisasi terkait paham-paham yang membahayakan perlu dilakukan  kepada masyarakat dan generasi muda, sehingga mereka tidak terjebak kepada hal-hal merugikan. Sejauh ini menurut Budi, di Payakumbuh tidak terlihat paham-paham atau aliran yang membahayakan.

“ Dengan situasi saat ini di Payakumbuh, dimana sudah tiga kali dilakukan penangkapan terduga teroris didaerah kita, kita perlu mewaspadai dan menangkal paham-paham radikal yang membahayakan. Mari terus giatkan ronda malam dan seleksi tamu yang datang maupun yang tinggal.” Sebut Budi Permana, Kamis sore 12 Maret 2020 di Kawasan Ibuah disela-sela mengikuti Sosialisasi pencegahan Bahaya Narkoba.

Budi juga menyebut, Pemko Payakumbuh melalui jajaran Kominda akan terus menggerakkan Tim Kewaspadaan untuk mengantisipasi dan mencegah berkembangnya hal-hal atau paham-paham yang membahayakan. Ia juga meminta peranan seluruh unsur, niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai dan lainnya untuk menjaga anak dan kemenakannya agar tidak terpapar dengan hal-hal yang bertentangan dengan agama dan hukum.

“ Mari kita jaga anak dan kemenakan agar tidak terpapar dengan hal-hal yang merugikan, baik diri sendiri maupun orang lain.” Tutup Budi.

Sebelumnya diberitakan, seorang pria berinisial DP dibekuk Tim Densus 88 Mabes Polri karena diduga terkait dengan jaringan terorisme. Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai tekhnisi/tukang servis ac itu dibekuk di sebuah jalan dibelakang kantor DPRD Payakumbuh, usai menangkap/mengamankan DP, Densus 88 yang didampingi anggota Polres Payakumbuh melakukan penggeledahan di kediaman mertuanya (Rumah istrinya.red) yang berjarak puluhan meter dari lokasi penangkapan tersebut. Dirumah tersebut diamankan sejumlah barang bukti. (Edw).