Pasca Vaksinasi, SMA N 1 Situjuah Lakukan Penyemprotan Disenfektan

oleh -806 views

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Upaya pencegahan dan Penyebaran virus Covid-19 di lingkungan sekolah tidak saja dilakukan dengan Penerapan Protokol Kesehatan (PROKES) yang ketat serta Vaksinasi oleh warga dan Pihak sekolah, namun juga dengan penyemprotan Disenfektan pasca digelarnya Proses Belajar Mengajar (PBM) diseluruh ruangan kelas, ruang guru serta ruangan lainnya.

Sebelumnya, ratusan siswa di sekolah yang berada di Nagari Pejuang, Situjuah itu mengikuti Vaksinasi Covid-19 yang digelar TNI-Polri. Dari ratusan yang telah di vaksin itu, beberapa orang diantaranya tidak bisa mengikuti Vaksinasi karena tidak lolos dari hasil pemeriksaan kesehatan.

Menurut kepala SMA N 1 Situjuah, Sofia Majid, S.Pd pihaknya tidak saja melakukan upaya-upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19 dengan Penerapan Protokol Kesehatan yang ketat bagi warga sekolah, namun juga secara berkala melakukan Penyemprotan Disenfektan.

” Iya, untuk pencegahan penyebaran virus Covid-19 kita lakukan upaya secara maksimal. Tidak saja dengan melakukan penerapan PROKES secara ketat, namun juga kita lakukan penyemprotan Cairan Disenfektan secara berkala setelah PBM Tatap Muka Terbatas kita gelar” sebut Sofia Majid, Sabtu siang, 18 September 2021.

Ia juga menambahkan, upaya ketat yang dilakukan pihaknya bersama-sama disekolah dan didukung KOMITE serta FORKOPINCA diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19, sehingga PBM Tatap Muka yang saat ini digelar secara terbatas (jumlah siswa 50 persen.red) bisa segera digelar secara penuh/tidak ada pembatasan jumlah siswa di kelas.

” Tentu kita berharap tidak terjadi lagi penambahan kasus Positif Covid-19 di lingkungan sekolah maupun di masyarakat, sebab sebelumnya warga sekolah (siswa dan murid) ada yang positif sehingga sekolah/PBM Tatap Muka sempat diliburkan. Selain itu kita juga terus menghimbau orang tua/wali murid untuk tidak ragu dalam memberikan izin anaknya untuk di vaksin.” Tutupnya.

Sebelumnya dalam pelaksanaan Vaksinasi Dosis pertama yang digelar Rabu 15 September 2021 telah di vaksin 216 siswa/i yang telah mendapatkan izin dari orang tua, empat orang tidak bisa di vaksin karena tidak lolos hasil pemeriksaan kesehatan karena demam. Vaksin lanjutan untuk siswa/i yang belum di vaksin sama sekali dijadwal akan segera dilaksanakan, dengan jumlah siswa/i yang telah mendapatkan izin mencapai 16 orang. (Edw).

No More Posts Available.

No more pages to load.