Pelajar SLTP DI Kab. 50 Kota Laporkan Guru Ke Polisi

oleh

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Diduga akibat dicemarkan nama baiknya melalui Media Sosial (MEDSOS) WhatsApp, seorang pelajar di salah satu SLTP DI Kecamatan Guguak Kabupaten Limapuluh Kota -Sumatera Barat melaporkan dua orang guru perempuan disekolah tersebut ke Mapolres Limapuluh Kota.

Laporan tersebut dilakukan korban, sebut saja Mawar ke pihak kepolisian melalui orang tuanya berinisial A (51) seorang Ibu Rumah Tangga pada tanggal 15 Desember lalu. Menurut Mawar melalui kuasa Hukumnya, ia membuat laporan tersebut karena merasa tidak senang dan nama baiknya tercemar dengan ulah dua orang guru itu.

Bahkan menurut Kuasa Hukum Mawar, Benno Suverltra. SH atas kejadian itu korban Mawar menjadi malu, sebab dalam group media sosial juga disebutkan bahwa korban Mawar telah melakukan hubungan suami istri dengan sang pacar hingga berbadan dua. Selain itu, dalam group MEDSOS juga disebutkan Mawar yang duduk di kelas IX itu akan segera menikah.

” Iya, klien kami membuat Laporan Ke Mapolres Limapuluh Kota karena merasa nama baiknya tercemar dengan adanya percakapan di salah satu group Media Sosial (MEDSOS) WhatsApp yang dilakukan oleh terlapor RH dan EA yang menyebutkan bahwa klien kami (Mawar.red) telah berhubungan badan dan hamil serta akan menikah dengan sang pacar. Hal itu tentu merugikan dan mencemarkan nama baiknya.” Sebut Benno, Rabu siang 30 Desember 2020 di salah satu Cafe di Kawasan Koto Nan IV Kecamatan Payakumbuh Barat.

Benno juga berharap, Laporan Polisi dengan Nomor : LPM/09/XII/SPKT LPK yang diterima oleh KA SPKT A, IPDA. Herman Yendri bisa segera di proses.

” Tentu kita berharap laporan yang kita buat bisa segera diproses oleh pihak terkait di Polres Limapuluh Kota.”. Ucapnya.

Sementara orang tua Mawar, menyebutkan bahwa atas peristiwa itu, ia juga telah melakukan pemeriksaan terhadap putri ke salah satu tenaga medis. Hasilnya meski tidak diberikan melalui surat disebutkan bahwa putrinya tidak hamil seperti yang beredar di group MEDSOS.

” Saya juga telah memeriksakan anak saya ke Bidan, hasilnya anak saya tidak hamil.” Ucap A. (Edw).