Pelanggar Prokes di Limapuluh Kota Disanksi Menyapu Jalan

oleh

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Melanggar Protokol Kesehatan (Prokes), ratusan orang pengedara terjaring operasi yustisi perda AKB oleh gugus tugas covid 19 kabupaten Limapuluh Kota, pada Kamis (11/2/2021).

Mereka dihukum sanksi sosial membersihkan fasilitas umum. Terlihat, ada yang menyapu jalan hingga mencabut rumput dijalan seputar lokasi razia.

“Beberapa orang yang terjaring ini kedapatan tak memakai masker saat beraktivitas diluar rumah,” ujar Kepala Bidang Penegakan Peraturan perundang-undangan Daerah Satpol PP Limapuluh Kota, Bobby Irwanto saat menggelar operasi yustisi di jalan Lintas Negara, Tanjung Pati, Nagari Koto Tuo, Kecamatan Harau.

Menurutnya, dasar kegiatan operasi Yustisi ini adalah Perda Provinsi Sumatera Barat, no. 6 tentang adaptasi bebiasaan baru pengendalian penyebaran virus Covid-19.

“Jadi operasi ini dilaksanakan oleh tim gugus tugas Covid-19 Limapuluh Kota kepada masyarakat yang masih nakal dengan tidak mematuhi protokol kesehatan.

Ia mengungkapkan dari operasi Yustisi ini masyarakat pelanggar protokol kesehatan akan mendapatkan sangsi, berupa sangsi sosial hingga sangsi denda.

“Ada yang didenda membersihkan lingkungan hingga denda dengan biaya Rp. 100.000, bagi mereka yang menolak untuk diberi sanksi sosial,”sambungnya.

Dalam operasi kali ini kita mendapati 103 orang yang melanggar prokes tak menggunakan masker. Prihatinnya, 103 pelanggar itu didapat hanya dalam 1 jam operasi. 19 orang diantaranya memilih untuk membayar denda Rp 100.000, uang itu kita masukkan kedalam kas daerah,”sebut Bobby

Dijelaskan, pihaknya akan rutin menggelar razia guna memutus peyebaran virus covid 19 . Untuk itu, masyarakat diminta untuk tetap patuh terhadap protokol kesehatan.

“Perlu kesadaran dari masyarakat untuk mencegah serta memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 ini,” sebutnya. (edw)