Pemko Bukittinggi Lakukan Pembinaan Lembaga Kesejahteraan Sosial

oleh -33 views

Bukittinggi, Dekadepos.com

Ketua LKKS Kota Bukittinggi Ny.Yessi Endriani Ramlan Nurmatias menjadi Nara Sumber pada pembinaan Lembaga Kesejahteraan Sosial yang diadakan Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Sosial di Hall Badan Keuangan Bukittinggi ,Kamis (12/3). 

Kepala Dinas Sosial Hj.Linda Faroza melaporkan saat ini ada 18 lembaga Organisasi sosial yang ada di Bukittinggi. Lembaga sosial merupakan perkumpulan sosial yang diselenggarakan masyarakat, baik berbadan hukum dan tidak berbadan hukum. 

Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) sebagai tempat mengadu terkait masalah sosial yang terjadi di Bukittinggi. Berbagai program dilaksanakan guna Peningkatan kegiatan sosial melalui kegiatan lembaga ini. Keberhasilan peran serta masyarakat terlihat lewat lembaga kesejahteraan sosial.
Lembaga ini bisa menjadi solusi penanganan masalah sosial di Bukittinggi,ujar Linda Faroza.

Pembinaan yang diadakan ini, menurut Linda Faroza selain untuk bersilaturahmi sekaligus dalam rangka peningkatan peran masyarakat dalam masalah sosial, kata Linda faroza menambahkan Peserta berjumlah 125 orang dari Lembaga sosial, organisasi sosial dan yayasan.

Ketua LKKS Kota Bukittinggi Ny.Yessi Endriani Ramlan Nurmatias pada kesempatan itu mengatakan kota Bukittinggi merupakan kota kunjungan wisata, sehingga beberapa efek negatif nya mempengaruhi permasalahan sosial di Bukittinggi. Salah satu program yang dilaksanakan Pemko Bukittinggi untuk mengatasi permasalahan sosial adalah sekolah keluarga.

Dengan sekolah keluarga, ketahanan keluarga dalam menghadapi perkembangan zaman dibentuk dan ditempa. Bagaimana kita bisa peduli dengan lingkungan ditingkatkan .ujarnya.  

Diakui oleh Yessi Endriani Ramlan Nurmatias,saat ini ada pihak yang tidak bertanggung jawab sengaja membuat momen emas bonus demografi tidak kita dapatkan. Dengan program terselubung, mereka menghambat dan membuat sistem untuk menghancurkan budaya, agama, perekonomian dan kehidupan sosial kita.

Untuk itu,masyarakat dan lembaga kemasyarakatan perlu bergerak bersama bersinergi bagaimana menangkis tantangan itu. 

Menurut Yessi Endriani Ramlan Nurmatias , sudah tidak zaman nya lagi kita merasa aman-aman saja. Yang akan hancur adalah generasi penerus kita. Seperti narkoba, LGBT, Sex bebas dan hal negatif lainnya.

Dengan menghadapi perkembangan zaman saat ini, maka prinsip anakku-anak kita semua, harus diterapkan. Siapa saja anak remaja yang kita temukan ha rus kita arahkan dan bimbing. Sistem pendidikan tidak hanya sekolah, tapi ada gu ru, ada orang tua dan msyarakat.

Untuk itu, Yessi Endriani Ramlan Nurmatias mengajak semua elemen masya rakat untuk ikut serta bekerja bersama, peduli kepada anak remaja generasi pene rus kita. Kalau bukan kita, siapa lagi. Terutama remaja putri yang akan melahirkan penerus nantinya. Tidak saja diperhatikan sikap dan tingkah laku mereka, tapi po la makan dan gizinya.Tidak hanya ekonomi yang harus kita perhatikan,tetapi masa lah kesehatan, masalah pola hidup dan gizi harus diperhatikan. 

“Dengan kebersamaan kita, kita sudah menyiapkan senjata menangkis dan melindungi anak kita dari ancaman tersebut”. pungkasnya.

Sementara pemateri yang lain yaitu Indrarefis dari LKKS Propinsi Sumatera Barat dengan materi Penguatan Peran dan Fungsi Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) berdasarkan Permensos RI Nomor 22 Tahun 2016. (Edis)