Pemko Bukittinggi Launching Program Sembako tahun 2020

oleh -86 views

Bukittinggi, Dekadepos.com.

Pemerintah Kota Bukittinggi melaunching program sembako tahun 2020. Penyerahan Sertifikat Graduasi Berdikari PKH,Penyerahan Bantuan Pangan dan Penyerahan Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk tiga Kecamatan yang ada di Kota Bukittinggi.

Launching dan Penyerahan bantuan itu dihadiri langsung oleh walikota Bukittinggi H.Ramlan Nurmatias,Forkopimda,Sekda,H.Yuen Karnova dan jajaran Pimpinan SKPD dilingkungan Pemko Bukittinggi serta Kancab BRI Bukittinggi itu dilaksanakan secara bergiliran di tiga Kecamatan,Minggu (8/3).

Kepala Dinas Sosial Bukittinggi,Hj.Linda Faroza, menjelaskan, bantuan yang diberikan saat ini diberikan kepada warga setiap kecamatan. Secara keseluruhan diserahkan bantuan iuran jaminan kesehatan nasional untuk 19.206 jiwa se kota Bukittinggi dengan total Rp9 miliar lebih. Bantuan Tas sekolah untuk 726 pelajar di Bukittinggi.

“Selain itu, juga diserahkan bantuan sembako dan pangan. Khusus di kecamatan Guguak Panjang, bantuan sembako diberikan pada 630 KPM. Untuk bulan Januari dan Februari diberikan Rp 150.000 /KK/ bulan, namun untuk Maret sampai Agustus naik menjadi Rp 200.000/KK/bulan.  Kecamatan MKS juga dibantu untuk 1.213 RT dengan nominal yang sama. Untuk kecamatan ABTB, diberikan bantuan pangan untuk 500 KK, yang dapat menerima beras kualitas premium 10 kg, telur ayam 30 butir, minyak goreng 4 liter dan gula pasir 2 kg dengan total keseluruhan Rp 162 juta lebih,” jelasnya.

Selain itu, pemko juga menyerahkan sertifkat kepada 2.209 warga yang telah graduasi atau keluar dari PKH. Mereka menyatakan tidak mau lagi menerima bantuan dan termasuk masyarakat mampu dan mandiri.ujar Hj.Linda Faroza.

Walikota Bukittinggi, H.Ramlan Nurmatias, menyampaikan, Pemko selalu pikirkan kesejahteraan ekonomi warga. Salah satunya melalui program dari dinas sosial,seperti prorgam sembako, PKH dan beberapa program lainnya. Dimana, ban tuan yang diberikan bukan hanya memberikan dana tunai, namun juga memberi kan pembinaan terhadap kelompok Usaha Bersama (KUBE).

“Dengan program pembinaan dan pelatihan keterampilan, masyarakat kita bisa menjadi warga yang mandiri dan dapat meningkarkan perekonomian secara perlahan. Alhamdulillah ini berjalan efektif. Buktinya, saat ini sudah ada 2.209 war ga yang sudah menyatakan keluar dari PKH atau graduasi. Pemko apresiasi warga yang tidak mau terima bantuan lagi dan menyatakan tidak lagi masuk PKH. Ini membuktikan mulai meningkatnya kesejahteraan masyarakat,” ungkap Walikota  Ramlan Nurmatias.

Pada Kesempatan itu,Walikota Ramlan Nurmatias  juga mengapresiasi kinerja Dinas Sosial dan berterima kasih kepada pilar sosial yang menjadi mitra kerja pe merintah untuk memonitor kondisi warga. Dengan upaya itu, pemerintah dapat memberikan bantuan tepat sasaran bagi warga yang benar benar membutuhkan .ujar Walikota Ramlan Nurmatias.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan secara bergiliran dimasing-masing Keca matan itu,diawali didepan kantor Camat Guguk Panjang,dilanjutkan di depan kan tor Camat Aua Birugo Tigo Baleh dan terakhir didepan kantor Camat Mandiangin Koto Selayan.

Dimasing masing tempat kegiatan itu,Walikota juga memberikan kesempat an kepada masyarakat untuk mengkritiknya ataupun saran maupun masukan. Na mun dalam forum dialog itu Masyarakat sangat memujikan kegiatan pembangun an yang begitu pesat.Sehingga dibalik pembangunan itu masarakat juga dapat me nikmatinya. Disamping itu,masyarakat juga meminta peningkatan nominal bantu an yang diterimanya dari yang sekarang ini.(edis)