Pentingnya Komunikasi Orang Tua dan Anak untuk Hindarkan Paparan Pornografi

TANGERANG, dekadepos.com-

Teknologi pada dasarnya bersifat netral layaknya mata pisau bagi para penggunanya, termasuk anak-anak. Ketika anak-anak terpapar konten pornografi saat menggunakan teknologi, utamanya gawai, maka akan merusak otak bagian depan anak atau Pre Frontal Cortex. Oleh karenanya, dibutuhkan peran orang tua untuk aktif berkomunikasi dan menumbuhkan kontrol diri pada anak ketika menggunakan teknologi.

Bacaan Lainnya

Faktanya, berdasarkan data dari Safer Internet Day 2017, sebesar 75% anak-anak berumur 10-12 tahun telah menggunakan gawai dan memiliki media sosial. Lebih miris lagi, berdasarkan data ECPAT (End Child Prostitution, Child Pornography & Trafficking Of Children For Sexual Purposes ) Indonesia, dari 504 korban Eksploitasi Seksual Komersial Anak (ESKA) pada September 2016 – September 2017 sekitar 78% terjadi dari aktivitas online.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *