Penyelesaian Perkara di PN Tanjung Pati Capai 96 Persen

oleh -42 views

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Tingkat Penyelesaian Perkara di Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Pati selama tahun 2021 terbilang tinggi, baik untuk Perkara Pidana maupun Perdata, hingga saat ini capain penyelesaian perkara mencapai 96, 59 persen. Dari jumlah tersebut tersisa empat perkara pidana dan dua perkara perdata yang belum di putus perkaranya.

Tingginya Capaian penyelesaian perkara yang masuk mencapai 170 perkara tersebut tidak terlepas dari komitmen bersama, termasuk kerja keras bidang teknis yudisial yang meliputi Hakim, panitera dan lainnya.

Hal tersebut diungkapkan Ketua PN Tanjung Pati, Pati, Muhammad Chandra, S, MH Jumat siang 31 Desember 2021 usai kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2021 yang digelar Ruang Sidang Garuda.

” Iya, Alhamdulillah tingkat penyelesaian perkara di PN Tanjung Pati pada tahun 2021 mengalami peningkatan, hingga akhir tahun ini mencapai 96,59 persen, Sebut Ketua PN Tanjung Pati, Muhammad Chandra, SH, MH didampingi Wakil Ketua, Raden Danang Noor Kusumo, SH dan Hakim Juru Bicara, Isnandar Syahputra, SH, MH.

Ia juga menambahkan, kedepan tantangan kerja semakin berat dan komplek, untuk itu kerjasama dan komitmen dari seluruh hakim dan pegawai di PN Tanjung Pati bisa terus ditingkatkan, apalagi pihaknya kedepannya akan mencanangkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

” Terima kasih untuk kerja keras dan kekompakan yang kita bina selama ini, tahun depan kita akan mencanangkan WBK dan WBBM mari kita semua sama-sama intropeksi dan kita sama-sama komitmen bangun zona integritas dan zona kerja. Kedepan mari terus lakukan perbaikan.” Ucapnya.

Sementara Hakim Juru Bicara PN Tanjung Pati, Isnandar Syahputra, SH, MH menyebutkan bahwa pihak siap jika nanti pada tahun 2022 telah diizinkan untuk melaksanakan sidang secara langsung, sebab sejumlah persyaratan telah dipenuhi.

” Kita siap jika nanti telah diizinkan untuk pelaksanaan sidang secara langsung/offline, sebab selama ini kita cukup terkendala saat pelaksanaan sidang secara online, terutama masalah sinyal/jaringan,” ucapnya. (Edw).

No More Posts Available.

No more pages to load.