Peringatan Tak Digubris Oknum, Dandim 0306/50 Kota Bakal Lakukan Hal Ini

oleh -4.430 views

Payakumbuh, Dekadepos.com

Dandim 0306/50 Kota, Letkol. Mochammad Denny Nurcahyo meminta masyarakat untuk melaporkan oknum yang bermain/membekingi  berbagai kegiatan Illegal yang ada di Kota Payakumbuh maupun Kabupaten Limapuluh Kota, baik berupa penambangan illegal maupun aktivitas cafe tak berizin yang diduga dibekingi oknum.

Sebab baru-baru ia telah mengingatkan oknum yang membekingi kegiatan penambangan illegal yang ada di Kecamatan Harau, namun peringatan itu tidak digubris oleh oknum dimaksud. Karena tak kunjung digubris, Dandim menyebutkan bakal melakukan razia serta  melakukan koordinasi dengan Kapolres.

Hal itu diungkapkan Dandim 0306/50 Kota, Letkol. Mochammad Denny Nurcahyo saat bersilaturahmi ke Balai Wartawan (BW) Luak Limopuluah di ex. Kantor Bupati di Pusat Kota Payakumbuh, Selasa siang 2 Agustus 2022. Menurut Dandim, ia butuh dukungan dari masyarakat termasuk wartawan untuk mengawasi kegiatan Illegal atau yang menabrak aturan.

” Iya, kita butuh mata dan telinga masyarakat, termasuk wartawan untuk melihat kegiatan yang illegal dan menabrak aturan. Geli saya melihat kegiatan yang dibeking oknum tertentu,” ucapnya.

Letkol. Mochammad Denny Nurcahyo juga menyebutkan, ia sudah berkali-kali mengingatkan oknum yang melakukan pembekingan terhadap penambangan illegal di Kecamatan Harau itu, namun tidak digubris sehingga dalam waktu dekat akan melakukan tindakan.

” Karena sudah berkali-kali saya ingatkan namun tidak digubris, kita akan melakukan tindakan, termasuk berkoordinasi dengan Kapolres.” Sebutnya.

Selain akan melakukan razia terhadap tambang yang tidak berizin atau melanggar aturan, Dandim menyebutkan juga akan melakukan Razia ke sejumlah Cafe. Termasuk untuk mengingatkan perusahaan tambang untuk melaporkan penggunaan bahan peledak, sebab hingga saat ini tidak satupun perusahaan tambang yang menggunakan bahan peledak melapor ke Kodim

” Tambang salah satu sasaran kita nantinya, sebab mereka menggunakan bahan peledak namun tidak ada satupun yang melapor, sebab penggunaan bahan peledak harus mendapatkan izin dari Mabes TNI, Mabes POLRI, Departemen Perdagangan dan Departemen Kesehatan.” Tutupnya. (Edw).

No More Posts Available.

No more pages to load.