Perketat Pengawasan, Upaya Pemko Atasi Penyebaran Covid 19 di Payakumbuh

oleh -41 views

PAYAKUMBUH,Dekadepos.com

Pemerintah Kota Payakumbuh terus melakukan berbagai upaya dalam memutus mata rantai penyeberan Covid-19 di daerahnya, meski saat ini kasus positif Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) di Kota itu berada pada angka 13 kasus hingga 14 Mei 2020.

Buktinya, Setiap waktu Satuan Tugas Penangan Covid 19 Kota Payakumbuh terus mengevaluasi pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berlaku hingga 29 Mei mendatang.

Bahkan, berbagai tindakanpun dilakukan demi memastikan warganya tehindar dari pandemic Covid 19 di kota tersebut. Salah satunya, baru-baru ini dilakukan penindakan terhadap  lebih kurang 75 warga dari berbagai kelurahan yang sedang asik memancing di kolam pancing di Cubadak Aia Kelurahan Tigo Koto Diate, Kecamatan Payakumbuh Utara.

Hal ini dilakukan guna mengingatkan masyarakat akan pentingnya mematuhi himbauan PSBB demi keselamatan bersama. Karena, kondisi di kolam pancing itu, sangat riskan sekali menularnya virus corona. Para pemancing duduk cukup rapat. Lebih banyak yang tidak pakai masker ketimbang yang memakai masker. 

Tidak hanya itu, belakangan Puluhan warga digelandang ke Markas Polres Kota Payakumbuh oleh tim gugus tugas yang terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, dan Dishub karena tidak mematuhi protokol kesehatan selama wabah Virus Corona.

Untuk itu, walikota Payakumbuh, Riza Falepi melalui Sekda meminta agar selalu mematuhi aturan dalam PSBB, karena saat ini kondisi Payakumbuh sedang tidak baik-baik saja dari Covid-19 setelah ada 13 kasus positif di kota ini.

walikota Riza Falepi saat memimpin apel

“Ada banyak Orang Tanpa Gejala (OTG) sekarang yang tidak bisa kita deteksi apakah membawa (carrier) virus corona atau tidak, namun yang jelas kami minta warga pakailah pengaman diri agar tak tertular,” pungkas Sekda.

Ia juga mengapresiasi upaya gugus tugas yang telah tegas menertibkan warga yang membandel. “Kita sangat apresiasi ketegasan dan langkah yang dilakukan polres dalam menindak warga kita yang abai dengan aturan, terimakasih,” ucapnya.

Sebelumnya wakil walikota, Erwin Yunas juga menghimbau masyarakat untuk tetap waspada “Stay At Home”, tetap jaga kebersihan, cuci tangan, pakai masker, dan jaga jarak selama masa PSBB ini. “Insyaallah, dan kita berdoa kepada Allah agar musibah ini segera berakhir,” sebut Erwin Yunas.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Payakumbuh, Bakhrizal menggingatkan saat ini masih terdapat kelemahan yang masih terjadi dalam menghadapi pandemi ini, dimana warga masih banyak yang abai terhadap penggunaan masker.

Padahal menurutnya, masker yang digunakan itu dapat memproteksi sebanyak 80-99%. Saya perhatikan masih banyaknya warga yang saat berbicara membuka maskernya, sehingga hal ini yang akan menjadi buruk dan membuat penyebaran wabah Covid-19 ini semakin cepat dan meluas, dan ini merupakan menjadi persoalan kita yang paling berat saat ini.

“Mari bersama-sama kita patuhi himbauan pemerintah agar pandemi Covid 19 ini benar-benar berakhir di Kota Payakumbuh,”tutupnya. ¬†#LipsusProtokolerPemkoPayakumbuh