Perkuat Fungsi Legislasi, DPRD Bukittinggi Kunker ke DPRD Palangkaraya

oleh -40 views

BUKITTINGGI, dekadepos.com-

Dalam rangka memperkuat fungsi legislasi bagi anggota DPRD
Bukittinggi, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) yang merupakan alat kelengkapan DPRD Bukittinggi melaksanakan Kunjungan Kerja (Kungker) ke DPRD Kota Palangkaraya,Kalimantan Tengah, Rabu (16/6).

Rombongan Bapemperda DPRD Bukittinggi yang dipimpim Ketua Bapemperda,H.Syaiful Efendi yang didampingi Wakil Ketua DPRD, Nur Hasra bersama anggota Bapemperda, Edison Katik Basa, Muhammad Angga Alfarici, Arnis Malin Palimo, Erdison Nimli, Nofrizal Usra dan H. Irman serta tiga orang
pendamping dari Sekretariat DPRD, Debby Elvalisa Sucitra , Meida Sari dan Fany Bestari,diterima Subari, selaku Tim Ahli Bapemperda DPRD Kota Palangkaraya, Arif Rahman sebagai tim ahli Banggar dan Sitti Masmah selaku Sekwan DPRD Kota Palangkaraya.

H.Syaiful Efendi, dalam pertemuan itu menjelaskan maksud dari kedatangan Bapemperda DPRD kota Bukittinggi ke Palangkaraya dalam rangka shereing informasi, sekaligus mempelajari dan mengetahui trik apa yang
digunakan oleh Bapemperda Kota Palangkaraya dalam melakukan fungsi legislasi.

Disamping itu, juga shering informasi tentang hal lain yang dirasa perlu dalam rangka penguatan lembaga Legislatif di daerah.Dan sekaligus kunker yang di laksanakan ini juga sebagai ajang memperkuat silaturahmi antara Kota Bukittinggi dengan Kota Palangkaraya, terutama ke dua Lembaga Legislatif-nya. ujar Syaiful Efendi.

Untuk itu, kita dari DPRD Bukittinggi sangat berterima kasih kepada DPRD Kota Palangkaraya yang telah bersedia menerima kedatangan rombongan Bapem perda DPRD Bukittinggi.kata Syaiful Efendi dari Fraksi PKS itu sembari mengundang DPRD Kota Palangkaraya untuk juga berkunjung ke kota wisata Bukittinggi.

Sementara itu, Subari selaku Tim Ahli Bapemperda DPRD Kota Palangkaraya dihadapan rombongan Bapemperda DPRD Bukittinggi  menjelaskan,salah satu trik dalam pembuatan Peraturan Daerah (Perda), dengan membentuk tim yang terdiri dari Tenaga Ahli, pihak Universitas dan Kemenkumham.

Kemudian, untuk memudahkan dalam pembahasannya, kami dari Bapemperda selalu mengkomunikasikannya  dengan  OPD terkait, sehingga saat pembahasan semuanya sudah siap dengan materi dan data.ujar Subari.

Sedangkan, untuk sosialisasi perda itu sendiri, kita dari DPRD melakukan koordinasi dengan OPD terkait. Salah satunya dengan menitipkan anggaran di OPD hingga nanti disaat sosialisasi, anggota dewan dapat hadir selaku nara sumber, se hingga peraturan yang dibuat bisa atau dapat dipahami oleh masyarakat.ungkap Subari.

Kota Palangkaraya memiliki luas 2.853 km2 yang terdiri dari 5 Kecamatan dan 30 kelurahan. 15 kelurahan diantaranya merupakan kelurahan aktif dan 15 kelurahan lagi masih berbentuk desa dan hutan. (Edis)


No More Posts Available.

No more pages to load.