PMI Bukittinggi Desak Pemprov Sumbar Rilis dengan Jelas Korban Covid-19

Bukittinggi, dekadepos.com

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) kota Bukittinggi meminta kepada Pemprov Sumatera Barat untuk merilis secara rinci dan pasti terkait 162 warga yang terpantau terkena Suspect virus corona. Karena dengan dirilisnya adanya 162 warga Sumatera Barat yang dalam pantauan Suspect Corona itu membuat PMI, terutama PMI Bukittinggi menjadi sasaran warga untuk bertanya dan meminta Masker.

Hal itu diungkapkan Ketua PMI Kota Bukittinggi H. Chairunnas kepada wartawan Sabtu (14/3) kemaren.
Dikatakan, dengan Rilis yang dikeluarkan Pemprov Sumatera Barat sudah ada 162 warga yang terpantau terkena Covid 19 atau Virus Corona membuat kecemasan ditengah tengah masyarakat. Untuk memastikan terhadap 162 orang yang terpantau terkena Covid 19 itu, PMI menjadi sasaran tempat bertanya bagi masyarakat, sehingga kita dari PMI Bukittinggi kelabakan menjawab pertanyaan masyarakat, baik itu yang datang bertanya langsung maupun melalui Ponsel, ujar Chairun nas.

Untuk menghindari tingkat kecemasan labih tinggi lagi, kita dari PMI Bukittinggi meminta kepada Pemprov Sumatera Barat melalui Dinas Kesehatan, untuk dapat merilis secara jelas dan rinci terhadap 162 orang yang terpantau terkena Covid 19 itu. Apakah mereka warga Sumatera Barat yang tinggal di Sumatera Barat atau orang luar yang datang ke Sumatera Barat ataupun orang Sumatera Barat yang baru kembali dari Luar Negeri, seperti kembali dari Umroh ataupun dari Ma laysia ataupun negera lain.”Rilis yang jelas dan pasti ini sangat dibutuhkan masyarakat”,ungkap H.Chairunnas.

Sebab menurut Ketua PMI Bukittinggi, dengan santernya persoalan Virus Corona ini dapat membuat rasa stress masyarakat dan memporak porandakan ekonomi masyarakat.Untuk itulah dibutuhkan rilis yang pasti dari pemerintah untuk mengurangi rasa kecemasan dan ketakutan masyarakat, sehingga masyarakat dapat mempertahankan ekonomi kata Chairunnas.

Kemudian, terkait dengan maskes yang diminta masyarakat ke PMI. Ketua PMI Bukittinggi, mengakui, stok masker untuk umum tidak ada. Kalaupun ada ,itu digunakan untuk petugas dan pasien, kata Chairunnas.Menurutnya,Yang disarankan menggunakan masker adalah orang yang sedang sakit, bukan orang yang sehat. Jadi warga yang sehat jangan khawatir dan panik untuk harus mendapatkan masker,” ujar Chairunnas. 

Dalam rangka menghilangkan rasa kecemasan dan ketakutan masyarakat akan Virus Corona ini, PMI Kota Bukittinggi menghimbau kepada masyarakat, untuk selalu meningkatkan rasa ketaqwaannya kepada Allah SWT, sebab semua penyakit itu Allah SWT yang menciptakannya dan Allah SWT juga yang akan menyembuhkannya. Untuk itu selalu menjaga shalat lima waktu sehari semalam dengan membersihkan diri melalui Wudhu’ secara sempurna. Menjaga pola hidup bersih dan sehat. Jangan terlalu panik, karena kalau panik, tidak ada yang keluar rumah, tidak ada yang berdagang dan hal ini dapat melumpuhkan ekonomi masyarakat, ujar H. Chairunnas.

Sementara itu, terpisah Ketua Komisi II DPRD Kota Bukittinggi Nofrizal Usra kepada Dekadepos mempertanyakan Kesiapan Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi dalam menanggapi Suspect Virus Corona yang telah masuk ke Sumatera Barat,dan sudah pasti meresahkan segenap warga kota Bukittinggi.ujar Politisi PAN itu.

Untuk itu, kita dari Komisi II DPRD Kota Bukittinggi ingin tahu, sejauh mana kesiapan, penangkal dan perlindungan bagi masyarakat yang dipersiapakan Dinas Kesehatan kota Bukittinggi, kata Nofrizal Usra.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi Yandra Feri yang dihubungi Dekadepos Minggu (15/3) menyebutkan sampai sekarang belum ada warga kota Bukittinggi yang terkena Virus Corona.Namun untuk mengantisipasi masuknya Virus Corona ke Bukittinggi,walikota Bukittinggi atas nama pemerintah kota Bukittinggi telah mengeluarkan Edaran tentang waspada Virus Corona.ujar Yandra Feri.

Kemudian, kita dari Dinas Kesehatan juga telah memerintahkan semua Pus kesmas yang ada di Bukittinggi untuk memantau setiap pasien yang datang bero bat ,kalau ada penyakit yang mencurigakan ataupun batuk batuk,petugas Puskes mas akan memberikan masker,disamping selalu mensosialisasikan pencegahan Virus Corona kepada masyarakat,ungkap Yandra Feri.( Edis )