Pohon Kelapa Tumbang, Berujung Duka Bagi Zainur

oleh -158 views
Payakumbuh, Dekadepos. comAngin ribut yang melanda Payakumbuh,  sepanjang sore hingga malam, Kamis (5/1), berujung duka bagi Zainur. Sebuah pohon kelapa yang tumbuh di halaman rumahnya, tumbang. Akibatnya, bagian dapur rumah keluarga miskin ini terbelah, ditimpa pohon kelapa. Sedangkan, Zainur harus dilarikan ke rumah sakit, untuk mendapatkan perawatan.

Musibah yang menimpa Zainur,  lelaki 60-an tahun, warga RT 02 dan RW 02 di Kelurahan Padangtinggi Piliang, Kecamatan Payakumbuh Barat  itu,  terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Bersamaan dengan masuknya shalat magrib. Zainur yang hendak berwudhuk ke kamar mandi, tiba-tiba terkejut dengan bunyi yang cukup menggelegar,  menimpa atap dapurnya.

Belum hilang rasa kagetnya, korban sudah tergeletak di lantai. Darah mengucur di bagian kepala,  hidung dan kakinya. Melihat Zainur tergeletak, isterinya, juga ikut pingsan tak sadarkan diri. Tiga anak korban yang berada di rumah langsung minta tolong, dan akhirnya dengan bantuan tetangga, Zainur dibawa ke RSUD dr. Adnaan WD.

Di rumah sakit, diketahui, ayah enam anak ini, mengalami luka cukup serius di bagian kepala belakang. Kemudian, dua jari kaki kanannya, juga putus. Belum diketahui, apakah luka di bagian kepala belakang dan jari kaki yang  putus, apakah terkena pohon atau benda lainnya. Yang jelas, Zainur sekitar pukul 20.30 WIB, sudah harus dirujuk ke RSUP M. Jamil Padang.  Keberangkatan Zainur ke Padang, langsung dilepas Camat Payakumbuh Barat, Nurdal dan Lurah Padangtinggi Piliang,  Rosmiati.

Tumbangnya pohon kelapa disenja hari itu, cukup membuat warga setempat  gempar. Sejak pukul 15.00 sore, angin kencang cukup dirasakan warga setempat. Namun keluarga Zainur tak menduga beberapa pohon tua di sekitar rumahnya bakal tumbang.

Plt. Walikota Payakumbuh H. Priadi Syukur yang tengah menghadiri acara pisah sambut Kapolda Sumbar di Padang, sudah memerintahkan pimpinan OPD terkait memberikan bantuan. Kita berharap, OPD terkait memberikan bantuan sesegeranya, mengangkat pohon kelapa tersebut dari reruntuhan rumah korban. “Saya ikut berduka buat keluarga Zainur”, sebut Priadi.

Esok harinya, Jum’at (6/1), pagi, Sekdako H. Benni Warlis bersama Asisten II H. Amriul, Kepala BPBD Yufnani Awai dan Kadis Sosial, Idris  serta Camat Payakumbuh Barat, Nurdal, turun ke TKP. Reruntuhan dapur rumah Zainur, berikut pohon kelapa dipotong dengan mesin gergaji,  serta   dibersihkan oleh Satgas Bencana BPBD.

Kemudian, Dinas Sosial memberikan bantuan tanggap darurat, berupa  beras, makanan siap saji, peralatan dapur, tikar dan  terpal untuk lima jiwa yang berada di rumah korban. Bantuan diserahkan oleh Sekdako Benni Warlis kepada keluarga, disaksikan lurah dan pengurus LPM serta puluhan warga setempat.

TEBANG POHON

Sebanyak dua pohon kelapa, dengan ketinggian sekitar 10 sampai 12 meter  yang juga berada di dekat rumah korban, juga diperintahkan untuk  dipotong, karena dinilai warga setempat cukup membahayakan, dan mengancam rumah penduduk lainnya. Setelah negosiasi dengan pemilik pohon kelapa, yang bersangkutan mengizinkan untuk dipotong.

Walikota Payakumbuh Non Aktif H. Riza Falepi yang tengah menjalani cuti kampanye Pilkada yang datang kemudian ke TKP bersama Cawako Erwin Yunas, menyatakan menjamin untuk biaya ganti kerugian dua pohon kelapa yang akan dipotong tersebut. Selain menyampaikan rasa dukanya yang dalam terhadap keluarga korban. (Edw)