Polemik Penerimaan Polwan Belum Berakhir, Usai Anak Petani Diluluskan, Keponakan AKBP Ancam Tuntut Sulastri

KOnferensi Pers Saat Polda Maluku mengumumkan kelulusan Sulsatri (ist)

Peristiwa, dekadepos.com

Meskipun anak seorang petani Kepulauan Sula, Sulastri Irwan, baru saja diluluskan menjadi anggota Polri dan bakal mengikuti pendidikan pada bulan Februari 2023 mendatang. Namun polemik penerimaan calon siswa Polisi Wanita di Polda Maluku ini belum juga berakhir.

Bacaan Lainnya

Pasalnya, Sulastri Irwan dihadapkan persolaln baru, dimana keponakan AKBP, Rahima Melani Hanafi melalui kakaknya, Jamil Hanafi mengacam akan menuntut balik Sulastri Irwan.

Seperti dilansir dekadepos.com dari Viva.co.id ancaman tuntutan itu, dituangkan melalui media sosial instagram jamilhanafii (Jamil Hanafi) yang mengaku sebagai kakak dari Rahima Melani Hanafi (ponakan AKBP).

Dalam akun media sosialnya, Jamil Hanafi katakan, Sulastri telah melakukan kecurangan sehingga Rahima yang berada di bawahnya berhak untuk menggantikan.

“Terus aja ujaran kebenciannya seperti itu, adik saya (Rahima) menggantikan Anda karena Anda ada kecurangan, jadi dia berhak menggantikan Anda,” ujar Jamil Hanafi.

Tak sampai situ saja, Jamil Hanafi juga menegaskan bahwa kesalahan utama ada di orang yang meloloskan berkas administrasi Sulastri di awal. Bahkan, dia akui heran soal bagaimana usia yang sudah melewati ambang batas dapat diterima.

“Harusnya dipertanyakan orang-orang yang ada di balik administrasi. Salahkan orang yang meloloskan Anda di awal, bukan ke adik saya, adik saya hanya mengikuti prosedur. Anda bicara seolah-olah kita yang paling curang,” kata dia

“Anda digantikan karena umur Anda sudah lewat, kenapa sampe adik saya dibawa-bawa. Adik saya menggantikan anda karena dia memenuhi syarat. Adik saya juga ikut tes seperti anda,” sambungnya.

Lanjut Jamil menuturkan di media sosialnya, bahwa Sulastri telah memfitnah keluarganya. Sebab, kata dia, semua yang disampaikan wanita 23 tahun itu tidak benar dan terkesan mengada-ngada hingga menjual kesedihan ke media, Ia bahkan menantang Sulastri Irwan bertemu dan menggelar konferensi pers untuk membuktikan ucapannya.

“Ini adalah fitnah di luar nalar. Saat Anda menjual kesedihan di media, saya dan keluarga cuma bilang biar Allah yang balas semua perbuatan fitnah ini. Tunjukkan bukti-bukti Anda, kita juga tapi kalau terbukti kamu fitnah keluarga saya, saya akan tuntut Anda,” tandasnya.

Sebelumnya, Polda Maluku Utara akhirnya meluluskan Sulatri Irwan sebagai calon siswa Bintara Polri tahun 2022.

Pengumuman kelulusan Sulastri disampaikan langsung Kapolda Malut Irjen Pol Midi Siswoko dalam konferensi pers di Mapolda dan dihadiri oleh Sulastri bersama orang tua serta Rahima calon siswa Bintara Polri lainnya, Senin (14/11/2022).

Sulastri sebelumnya digugurkan oleh panitia seleksi Bintara Polwan padahal ia berada di peringkat ketiga saat pengumuman akhir (pantukhir) Juli 2022.

Panitia beralasan melawati batas usia. Ia diganti dengan calon siswa lain yang berada di peringkat empat. Kasus itu pun mencuat hingga Polda Malut didatangi tim Mabes Polri. (*/mp)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *