Razia di Payakumbuh, Tim Dapati Warung Kelambu Hingga Pelanggar Prokes

oleh -1.182 views
Kolase Foto Tim KRYD bersama Satpol PP menggelar razia di sejumlah tempat. (humas)

Payakumbuh, dekadepos.com

Tim Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Polres Payakumbuh bersama Satpol PP setempat menggelar razia penegakan perda dan penerapan prokes Pada hari Kamis (6/5).

Dalam giat yang digelar itu, tim berhasil mengamankan 2 warung kelambu/rumah makan di Kelurahan Padang Tiakar Kecamatan Payakumbuh Timur, yang kedapatan atau tertangkap tangan sudah buka sekitar jam 11.00 WIB.

Serta terbukti berjualan pada siang ramadhan sehingga petugas mengamankan tersangka berikut barang bukti beberapa termos nasi, sambal dan nasi bungkus ke Mako Pol PP.

Perbuatan mereka setelah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik terbukti melanggar ketentuan Pasal 15 jo Pasal 5 ayat (3) Perda 01 Tahun 2003 tentang Pencegahan, Pemberantasan, Pekat & Maksiat dan juga melanggar Pasal 30 jo Pasal 11 ayat (8) Perda 01 Tahun 2007 tentang Izin Usaha dan Retribusi Kepariwisataan.

“Untuk mempertangung jawabkan perbuatannya maka akan menjalani sidang tipiring di Pengadilan Negeri Payakumbuh pada hari Senin, tanggal 10 Mei 2021 depan,” terang Kasatpol PP Dan Damkar Devitra kepada media, Jumat (7/5).

Usai melakukan razia di siang, tim melanjutkan razia pada malam hari sekitar jam 20.30 WIB. Personil Gabungan yang terdiri dari Satpol PP, TNI dan Polri serta kejaksaan negeri ini menyisir ke kafe, tempat usaha, dan pusat-pusat keramaian yang banyak pengunjung di Jalan Soekarno Hatta, Jalan Sudirman dan Jalan A. Yani sebanyak 12 Lokasi.

Pada Razia kali ini, tim mendapati pelanggar Protokol Kesehatan (tidak memakai masker) dengan total 38 orang.

Semuanya diberikan pengarahan tentang pentingnya memakai masker serta didata di aplikasi SIMPELADA agar tidak mengulangi kesalahan yang sama di kemudian hari. Sementara 1 Tempat Usaha Forest Three Cafe didenda Rp 500.000,-

Disiang hari sebelumnya, tim juga menggelar razia pada kantor-kantor pemerintahan, serta menyasar beberapa perbankan di Kota Payakumbuh khususnya yang menyalurkan bantuan pemerintah kepada masyrakat dan usaha swasta yang terpantau banyak pengunjung seperi swalayan dan dealer motor.

pada umumnya di tempat-tempat tersebut sudah mematuhi prokes, hanya ditemukan 1 pelanggar tidak memakai masker.

Kesempatan itu Kasatpol PP dan Damkar Kota Payakumbuh Devitra kembali menghimbau kepada seluruh warga Kota Payakumbuh agar lebih disiplin dalam mematuhi prokes ini dan juga agar tidak melakukan pelanggaran-pelangaran Perda lainnya karena Tim Yustisi akan terus meningkatkan intensitas razia dan penindakan juga akan dilakukan lebih represif sehingga efek jera juga akan lebih maksimal mengingat data penyebaran Covid-19 masih tetap meningkat.

“Kesadaran serta kepedulian masyarakat adalah faktor pendukung utama untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, sehingga kondisiKota Payakumbuh khususnya dan Indonesia pada umumnya bisa pulih dan normal kembali,” pungkasnya. (edw/rel)