Rehab Gedung UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor Terkendala Status Tanah

Gedung UPTD.PKB Gadut,Kab.Agam kondisinya yang sangat mempriha tinkan

Bukittinggi.Dekadepos.com.

Gedung UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Kota Bukittinggi yang berlokasi di Gadut,Kab.Agam yang sudah bertahun tahun dengan kondisi memprihatinkan. Akhirnya mendapat rehab ringan ditahun 2019 ini. Namun sangat disayangkan, Rehab ringan itu tidak didukung dengan anggaran Pemkab. Agam, karena gedung itu milik berdua,Pemko Bukittinggi dan Pemkab.Agam.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bukittinggi melalui Kepala UPTD.PKB,Anhar Yazid yang dikomfirmasi Dekadepos, Rabu (16/1),menyebutkan,Kondisi gedung UPTD PKB yang memprihatinkan ini sudah berlangsung lama, karena terkait dengan status tanah milik Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, sehingga kita dari Pemko Bukittinggi melalui Dinas Perhubungan tidak bisa menganggarkan untuk merehabilitasi gedung ini. ujar Anhar Yazid, sehingga kondisi Gedung UPTD. PKB terus mengalami kerusakan, dan bahkan Plafonnya sudah hampir ambruk, sambungnya.

Ditahun kemaren, Pemerintah Provinsi menyerahkan asetnya itu kepada Pemko Bukittinggi dan Pemkab. Agam. Artinya Gedung UPTD.PKB ini milik berdua Kota Bukittinggi dan Kab.Agam.Dengan telah adanya penyerahan asset itu ,tentu Gedung UPTD.PKB ini menjadi tanggungjawab berdua untuk merehabnya. kata Anhar.

Untuk kita dari UPTD.PKB Kota Bukittinggi telah mengajukan anggaran rehab gedung UPTD.PKB untuk tahun 2019 ini, dan ternyata hanya dianggarkan sebesar Rp.195 juta, yang disebutkan untuk rehab, Perencanaan dan pengawasan. Dengan anggaran sebesar itu, kita Cuma bisa mengganti atap dan pengecatan saja. Kata Anhar Yazid menambahkan  untuk rehab total sedikitnya dibutuhkan anggaran sebesar Rp.500 juta.

Kemudian, kita juga sangat menyayangkan, UPTD.PKB Kab.Agam tidak mengajukan anggaran rehab gedung ini, sehingga kita juga sulit memilah milah antara UPTD .PKB Bukittinggi dengan UPTD.Kab.Agam,kata Anhar. Seharusnya UPT.PKB Agam juga menganggarkan biaya rehabnya,maka gedung ini bisa terselamatkan untuk sementara waktu,tambah Anhar Yazid.( Edis )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *